Industri game kembali kedatangan proyek menarik dari Jepang. Studio indie Lorebard resmi mengumumkan game debut mereka berjudul “Pain Pain Go Away!”, yang dijadwalkan rilis pada 20 Mei 2026 untuk PC melalui Steam.
Yang membuat proyek ini langsung mencuri perhatian adalah sosok di baliknya: Jin Fujisawa, mantan sutradara dari Dragon Quest IX dan Dragon Quest X. Setelah sebelumnya mengumumkan pensiun, Fujisawa ternyata kembali dengan sebuah proyek yang sangat personal dan berbeda dari karya-karyanya terdahulu.
“Pain Pain Go Away!” hadir sebagai psychological typing visual novel, sebuah konsep yang cukup unik. Dalam game ini, pemain tidak hanya membaca cerita, tetapi juga harus mengetik kata-kata tertentu untuk “mengobati” trauma pasien.
Pemain akan berperan sebagai seorang konselor di klinik kecil yang menggunakan perangkat terapi bernama P2GA, yang memungkinkan masuk ke alam bawah sadar pasien.
Kisah dimulai dari seorang gadis bernama Kokoromi yang datang ke klinik dan mengaku telah membunuh ibunya sendiri. Dari sinilah perjalanan dimulai.
Pemain akan:
- Menyelami ingatan terdalam sang gadis
- Mengurai emosi dan trauma yang tersembunyi
- Mengungkap kebenaran yang jauh lebih kompleks dari pengakuan awal
Cerita game ini berfokus pada eksplorasi psikologis dan misteri, menjadikannya pengalaman yang cukup intens dan emosional.
Tidak seperti typing game biasa, “Pain Pain Go Away!” menggabungkan:
- Mekanik typing berbasis akurasi dan kecepatan
- Logika deduktif untuk memecahkan misteri
- Pilihan tingkat kesulitan, cocok untuk pemain kasual hingga hardcore
Pendekatan ini membuat gameplay terasa lebih dalam dan terintegrasi dengan cerita.
Menurut Fujisawa, proyek ini merupakan karya yang ia buat setelah menyatakan pensiun. Ia ingin menciptakan sesuatu yang benar-benar bermakna, bahkan menyebutnya sebagai kemungkinan “game terakhir” dalam kariernya.
Hal ini membuat “Pain Pain Go Away!” terasa seperti proyek passion yang penuh sentuhan personal.
Bagi yang penasaran, demo gratis dari game ini sudah tersedia di Steam. Pemain juga sudah bisa menambahkan game ini ke wishlist menjelang perilisannya.
“Pain Pain Go Away!” menawarkan sesuatu yang berbeda di tengah banyaknya game modern. Dengan konsep psychological typing, cerita yang gelap, serta sentuhan dari kreator berpengalaman, game ini berpotensi menjadi salah satu rilisan indie paling unik di tahun 2026.
Bagi kamu yang mencari pengalaman naratif yang tidak biasa, game ini jelas patut untuk dipantau.







![[Review] Nostalgia Kembali Hidup di Assassin’s Creed Black Flag Resynced](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/04/wetewtrw-350x250.jpg)







![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)

![[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/14901030711713929592-120x86.webp)
![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-120x86.jpg)