Era PlayStation 4 tampaknya benar-benar mulai mendekati akhir. Laporan terbaru menyebutkan bahwa seri berikutnya dari Call of Duty kemungkinan besar tidak lagi dirilis untuk PS4.
Keputusan ini bukan hal kecil, mengingat Call of Duty selama ini dikenal sebagai salah satu indikator arah industri game.
Selama Call of Duty masih hadir di PS4, banyak developer dianggap masih “menahan” potensi game mereka agar tetap kompatibel dengan hardware lama.
Kini, dengan mulai ditinggalkannya platform tersebut:
- Developer bisa memaksimalkan teknologi terbaru
- Desain game tidak lagi dibatasi oleh keterbatasan generasi lama
- Fitur seperti AI, world scale, dan performa bisa ditingkatkan lebih jauh
Langkah ini juga mempertegas bahwa PlayStation 5 akan menjadi fokus utama ke depan.
Dengan basis pemain yang terus bertumbuh, PS5 kini berada di posisi yang cukup kuat untuk sepenuhnya menggantikan peran PS4 di industri.
Berbeda dengan generasi sebelumnya, transisi dari PS4 ke PS5 memang terasa lebih lama. Hal ini dipengaruhi oleh:
- Ketersediaan konsol di awal rilis
- Basis pemain PS4 yang masih sangat besar
- Strategi publisher yang ingin menjangkau pasar seluas mungkin
Namun, dengan keputusan seperti ini, arah transisi kini mulai terlihat jelas.
Keputusan Call of Duty untuk meninggalkan PS4 menandai perubahan besar dalam industri game.
Ini bukan hanya soal satu game, tetapi sinyal bahwa era last-gen benar-benar akan segera berakhir. Ke depan, pemain bisa mengharapkan pengalaman yang lebih maksimal tanpa batasan hardware lama.











![[Rumor] DLC Kedua Borderlands 4 Diduga Bocor, Vault Hunter Baru Jadi Sorotan](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/04/20250617-borderlands4-feature-120x86.webp)





![[Rekomendasi] 5 Senjata Terbaik di Free Fire, Angkat Senjata Mu dan Taklukkan Musuh!](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/Free-Fire-120x86.jpeg)
