Menurut laporan dari gamesindustry.biz, Tencent telah setuju menghentikan seluruh aktivitas promosi dan fase uji coba publik untuk Light of Motiram sebagai bagian dari tuntutan yang diajukan Sony. Keputusan ini diambil menjelang proses hukum besar yang dijadwalkan berlangsung pada tahun depan. Tencent juga memastikan tidak akan mengumumkan tanggal rilis game tersebut sampai perkara ini benar-benar selesai di pengadilan.
Awal Konflik: Tuduhan Plagiarisme dari Sony
Akar masalah bermula ketika Sony mengajukan gugatan resmi terhadap Tencent, menuduh Light of Motiram menyalahi hak cipta dan merek dagang milik franchise Horizon.
Sony menilai:
-
desain karakter memiliki kemiripan ekstrem,
-
dunia permainan tampak sangat menyerupai dunia Horizon,
-
materi promosi memunculkan impresi yang seolah-olah gim tersebut terhubung dengan IP mereka.
Atas dasar itu, Sony meminta sidang juri untuk memutuskan apakah produk Tencent telah melampaui batas inspirasi dan masuk kategori penjiplakan.
Tencent Membantah: “Ini Bukan Plagiarisme”
Tencent menolak keras tuduhan tersebut. Mereka menyatakan bahwa Sony mencoba menjadikan elemen-elemen umum dalam genre aksi-petualangan sebagai milik eksklusif.
Dalam pembelaannya, Tencent berargumen bahwa:
-
Light of Motiram memakai konsep dan elemen yang sudah umum digunakan secara luas di banyak gim,
-
elemen tersebut tidak bisa diklaim milik satu perusahaan,
-
tidak ada unsur yang secara spesifik ditiru dari Horizon.
Mereka menekankan bahwa gim buatan mereka hanya memanfaatkan “unsur klasik” dalam genre petualangan dunia terbuka, bukan properti unik yang dilindungi oleh Sony.
Perseteruan Memanas: Sony Balik Menyerang
Situasi makin tegang ketika pada Oktober lalu Sony menolak permohonan hukum terbaru dari Tencent. Mereka menyebut argumen Tencent sebagai sesuatu yang tidak berdasar dan menyatakan bahwa kerugian yang mereka alami “sudah terjadi dan terus berlangsung”.
Sony menuduh Tencent meniru banyak aspek inti dari Horizon, seperti:
-
tampilan visual dan identitas karakter,
-
gaya musik dan suasana audio,
-
elemen naratif dan world-building,
-
bahkan mempekerjakan komposer yang pernah mengerjakan Horizon Forbidden West.
Bagi Sony, ini bukan semata meniru desain karakter Aloy, tetapi merusak citra IP Horizon yang dianggap sebagai ikon PlayStation.
Promosi Dihentikan Sampai Sidang Digelar
Untuk memberi ruang bagi proses hukum berjalan lebih tertib, kedua perusahaan sepakat meminta perpanjangan jadwal persidangan.
Bagian penting dari kesepakatan tersebut adalah:
-
tidak ada promosi baru,
-
tidak ada tes publik atau beta,
-
tidak ada tanggal rilis,
hingga sidang injunksi yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Januari 2026.
Artinya, Light of Motiram praktis berada dalam kondisi “dibekukan” sementara.
Menanti Putusan Pengadilan
Walau Tencent bersikeras tidak melanggar hak cipta, banyak pengamat industri merasa pembelaan mereka tampak lemah karena kemiripan antara Light of Motiram dan Horizon terlihat cukup jelas dalam visual maupun konsep robotiknya.
Namun, keputusan akhir tetap ada di tangan pengadilan.
Para pemain dan pelaku industri kini menunggu apakah kasus ini akan menjadi preseden baru untuk perlindungan desain game — atau justru menegaskan bahwa inspirasi dalam sebuah genre tidak bisa dianggap pelanggaran.

















![[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/dfhgfdgfdg-120x86.jpg)
