Pengembang Steins;Gate Re:Boot mengungkapkan sebuah keputusan menarik terkait reboot visual novel ikonik ini: mereka memilih tidak memperbarui bahasa ataupun elemen budaya agar sesuai dengan zaman sekarang, dan justru akan mempertahankan slang otaku serta nuansa Akihabara dari era 2010-an.
Nostalgia Bahasa dan Budaya yang Hampir Punah
Dalam wawancara dengan media Game*Spark, para pembuat Steins;Gate Re:Boot menjelaskan bahwa mereka awalnya mempertimbangkan untuk memperbarui teks dan istilah yang terdengar kuno kepada pemain modern. Namun setelah diskusi panjang, tim memutuskan bahwa slang internet, kosakata otaku, dan atmosfer budaya Akihabara pada awal 2010-an merupakan bagian penting dari jiwa karya ini sesuatu yang harus dipertahankan dalam reboot.
Produser Steins;Gate, Tatsuya Matsubara, beserta penulis skenario Naotaka Hayashi, menegaskan bahwa bahasa dan gaya komunikasi karakter seperti Okabe Rintaro dan DaSH memang mencerminkan subkultur internet pada masa itu. Ketimbang mengubahnya agar terdengar “lebih modern”, mereka memilih untuk menjaga semua itu sebagai relik budaya yang kini mulai memudar.
Akihabara 2010: Suasana yang Tak Bisa Direplikasi Lagi
Bagian lain dari alasan mereka memilih untuk tidak memodernisasi adalah karena perubahan kota Akihabara itu sendiri. Pada 2010, Akihabara merupakan mekka budaya otaku di Tokyo sebuah distrik yang kini telah banyak berubah sejak saat itu.
Hayashi menyebutkan bahwa hal-hal seperti papan tanda toko, jargon komunitas, hingga nuansa kehidupan 2010-an sulit ditemukan lagi di realitas 2025. Oleh karena itu, dengan memasukkan elemen-elemen tersebut secara akurat ke dalam permainan, mereka berharap dapat:
memberikan rasa nostalgia kuat pada pemain yang mengalami sendiri era itu
memperkenalkan budaya dan bahasa otaku klasik kepada generasi baru pemain yang belum pernah hidup di masa tersebut
Tim pengembang bahkan mengalami kesulitan mengumpulkan referensi visual Akihabara tahun 2010 karena foto-foto yang tersedia di internet kini sedikit sekali. Beruntungnya, tim memiliki dokumentasi yang diambil saat pembuatan Steins;Gate original dan anime adaptasinya.
Elemen Tidak Diubah: Dari “El Psy Kongroo” Hingga DaSH
Beberapa elemen bahasa yang akan dipertahankan termasuk:
-
“El Psy Kongroo” frasa misterius khas Okabe yang sudah menjadi simbol budaya Steins;Gate
-
Istilah internet & otaku yang banyak muncul di dialog dan interaksi karakter
-
Handle online karakter seperti DaSH nama yang tak hanya menjadi identitas, tetapi juga menggambarkan budaya hacker/otaku saat itu.
Menurut tim, istilah-istilah ini bukan sekadar “bahasa kuno”, tetapi bagian dari narasi dan pengalaman dunia yang ingin mereka sampaikan, yaitu tentang sekelompok remaja yang tumbuh di era awal internet.
Rencana Perilisan di 2026
Steins;Gate Re:Boot sendiri kini dijadwalkan rilis pada 2026, setelah sebelumnya diumumkan oleh MAGES sebagai remake lengkap dari Steins;Gate original dengan grafis baru dan konten cerita yang diperluas.
Daripada sekadar memperbarui bahasa untuk generasi baru, para pengembang Steins;Gate Re:Boot memilih mempertahankan slang otaku era 2010 dan atmosfer Akihabara asli, sebagai bagian dari warisan budaya yang mulai memudar. Keputusan ini tidak hanya menjadi penghormatan bagi para fans lama, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi pemain yang belum pernah hidup di masa itu.
Ini adalah langkah yang menunjukkan bahwa reboot ini bukan sekadar penampilan ulang, tetapi juga usaha untuk melestarikan sejarah dan identitas budaya unik yang melekat pada Steins;Gate.


![[Rumor] Assassin’s Creed Hexe Dirumorkan Hadirkan NPC Mirip Alien, Target Rilis 2027 ?](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/assassins-creed-hexe-concept-leak-350x250.webp)















![[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/dfhgfdgfdg-120x86.jpg)