Pemegang saham Electronic Arts (EA) dilaporkan telah menyetujui rencana penjualan perusahaan kepada Public Investment Fund (PIF) milik Arab Saudi dengan nilai sekitar US$55 miliar. Kesepakatan ini akan membuat PIF memegang 93,4% saham mayoritas EA jika seluruh proses akuisisi berhasil diselesaikan.
Informasi tersebut dibagikan oleh jurnalis Stephen Totilo melalui akun X miliknya. Ia menyebut bahwa persetujuan dari pemegang saham telah diberikan, namun belum ada kepastian waktu terkait keputusan dari pihak regulator pemerintah, yang menjadi tahapan krusial sebelum transaksi ini bisa difinalisasi.
Meski kepemilikan mayoritas akan berpindah ke PIF, laporan yang beredar menyebut bahwa EA tetap akan mempertahankan kendali kreatif atas pengembangan game dan pengelolaan IP mereka. Dengan kata lain, struktur kesepakatan ini dirancang agar operasional dan arah kreatif EA tidak berubah secara langsung meskipun pemilik sahamnya berganti.
Saat ini, nasib kesepakatan tersebut sepenuhnya bergantung pada persetujuan regulator, terutama terkait aturan investasi asing dan antimonopoli. Proses ini diperkirakan tidak sederhana, mengingat besarnya skala transaksi serta sorotan global terhadap ekspansi PIF di industri game.
Jika mendapat lampu hijau, akuisisi ini akan menjadi salah satu transaksi terbesar sepanjang sejarah industri video game. Namun hingga ada keputusan resmi dari regulator, masa depan kesepakatan antara EA dan PIF masih belum dapat dipastikan.



![[Rumor] Assassin’s Creed Hexe Dirumorkan Hadirkan NPC Mirip Alien, Target Rilis 2027 ?](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/assassins-creed-hexe-concept-leak-350x250.webp)














![[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/dfhgfdgfdg-120x86.jpg)