Gelombang kekacauan melanda komunitas Rainbow Six Siege setelah Ubisoft mengambil langkah drastis dengan menghentikan sementara layanan game tersebut. Keputusan ini muncul usai terjadinya insiden peretasan besar-besaran yang tidak hanya mengganggu stabilitas server, tetapi juga mengguncang sistem ekonomi dan keamanan internal permainan.

Kini, para pemain hanya bisa menunggu sambil berharap Ubisoft mampu memulihkan situasi dan mengembalikan Siege ke jalur yang aman dan seimbang.
Ubisoft, perusahaan di balik franchise taktik FPS populer Tom Clancy’s Rainbow Six Siege, mengumumkan bahwa layanan online game tersebut dihentikan sementara usai terjadi insiden peretasan besar-besaran yang memengaruhi server dan sistem internal permainan.
Akses Server Ditutup Usai Peretasan
Pada akhir pekan lalu, sejumlah pemain melaporkan aktivitas tidak biasa di dalam Rainbow Six Siege, termasuk pemberian kredit dalam jumlah sangat besar (hingga 2 miliar R6 Credits) kepada akun para pemain, serta unlock otomatis untuk berbagai item kosmetik dan skin yang biasanya hanya tersedia secara terbatas.
Karena hal ini, Ubisoft memutuskan untuk menutup sementara server game dan Marketplace, termasuk pada platform PC, PlayStation, dan Xbox, guna menghentikan penyebaran akibat peretasan dan mulai melakukan investigasi menyeluruh terhadap kejadian tersebut.
Apa yang Terjadi Selama Serangan
Laporan menunjukkan bahwa peretas bukan hanya memberikan sejumlah besar mata uang in-game, tapi juga mampu memanipulasi sistem ban internal, dengan beberapa akun dibanned atau dibuka ban-nya secara acak, serta pesan-pesan aneh yang muncul di ticker ban meskipun fitur tersebut sebenarnya sudah dinonaktifkan dalam pembaruan sebelumnya.

Ubisoft sendiri membantah bahwa pesan-pesan tersebut berasal dari mereka, dan menegaskan bahwa ban yang terlihat selama kejadian itu bukan berasal dari tindakan resmi pengembang.
Tindakan Ubisoft dan Dampaknya
Sebagai langkah awal, Ubisoft memastikan bahwa tidak ada pemain yang akan dibanned hanya karena telah menggunakan kredit yang diperoleh selama insiden tersebut. Namun, perusahaan juga menyatakan bahwa semua transaksi sejak sekitar pukul 11 : 00 UTC pada 27 Desember 2025 akan di-rollback atau dikembalikan ke keadaan sebelum peretasan untuk mencegah penyalahgunaan lebih lanjut.
Saat ini, tidak ada estimasi waktu resmi kapan server akan kembali online. Proses rollback dan pemeriksaan kualitas lanjutan terus berlangsung, tetapi tim Ubisoft mengatakan mereka menangani masalah ini dengan sangat hati-hati dan belum memberikan perkiraan tanggal pemulihan.
Reaksi Komunitas
Komunitas pemain bereaksi beragam terhadap peristiwa ini. Sebagian merasa bingung dan terhibur dengan jumlah kredit yang tiba-tiba masuk ke akun mereka, sementara yang lain mengkhawatirkan keamanan sistem backend Ubisoft dan kemungkinan dampak jangka panjang terhadap integritas ekonomi dalam game.
Beberapa pemain bahkan berbagi prediksi bahwa Rainbow Six Siege mungkin tetap offline untuk waktu yang lebih lama, bahkan sampai awal tahun depan, karena kompleksitas perbaikan dan rollback yang diperlukan.
Peretasan besar ini bukan hanya mengacaukan pengalaman bermain jutaan pemain Rainbow Six Siege di seluruh dunia, tetapi juga membuka pertanyaan serius tentang keamanan platform online game besar. Ubisoft kini fokus untuk memperbaiki sistem dan memulihkan kepercayaan pemain, sambil mempersiapkan langkah-langkah agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.




![[Review] Nostalgia Kembali Hidup di Assassin’s Creed Black Flag Resynced](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/04/wetewtrw-350x250.jpg)










![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)

![[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/14901030711713929592-120x86.webp)
![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-120x86.jpg)