Laporan terbaru dari Bloomberg mengungkap bahwa studio yang terkenal lewat karya remake berkualitas tinggi seperti Demon’s Souls dan Shadow of the Colossus, Bluepoint Games, pernah menjajaki kemungkinan membuat versi remake untuk judul PS4 legendaris Bloodborne.

Namun, meskipun idenya sempat mendapat respons positif secara bisnis, proposal ini ditolak oleh pengembang aslinya, FromSoftware, sehingga proyek tersebut tak pernah berjalan ke tahap produksi.
Bloodborne : Game yang Selalu Dinantikan
Bloodborne, dirilis pada 2015, dikenal sebagai salah satu RPG aksi paling berpengaruh dari generasi PlayStation sebelumnya. Para penggemar sudah lama berharap judul ini dapat menerima remake modern dengan visual dan mekanik terkini, terutama setelah remake Demon’s Souls yang digarap oleh Bluepoint meraih pujian luas.
Proposal Remake dan Penolakan FromSoftware
Menurut laporan itu, proposal remake ini diajukan oleh Bluepoint pada awal 2025 setelah proyek live-service multiplayer God of War yang tengah mereka kerjakan dibatalkan oleh Sony. Meski Sony melihat potensi kuat secara finansial dan strategis, FromSoftware sebagai pencipta Bloodborne tidak memberikan persetujuan mereka untuk proyek tersebut, sehingga rencana remake tersebut berakhir tanpa kejelasan lebih lanjut.
Beberapa analis industri dan eks-eksekutif menilai keputusan ini mungkin didorong oleh keinginan Hidetaka Miyazaki, sutradara asli Bloodborne dan presiden FromSoftware, yang dikenal sangat melindungi karya tersebut. Ada spekulasi bahwa Miyazaki ingin sendiri waktu dan kendali penuh atas bila suatu saat ingin mewujudkan versi baru Bloodborne, dan enggan melihat proyek itu ditangani pihak luar.


Dampak Pada Bluepoint dan Industri
Laporan Bloomberg ini juga bagian dari gambaran yang lebih luas tentang kondisi Bluepoint Games, yang tengah ditutup oleh Sony Interactive Entertainment pada awal 2026 setelah beberapa proyek besar mereka tidak mendapatkan persetujuan, termasuk remake tersebut. Penolakan dari FromSoftware menjadi salah satu faktor yang menunjukkan kompleksitas hubungan antara pemegang IP dengan pengembang lain, meskipun hak publikasi dimiliki Sony.
Bagi banyak penggemar, berita ini menjadi kekecewaan lagi setelah harapan terhadap Bloodborne versi remake tidak segera terealisasi, meski ada studio berpengalaman yang hampir mendapat kesempatan mengerjakannya.
Upaya Bluepoint Games membuat remake Bloodborne sebenarnya pernah serius dipertimbangkan secara bisnis, tetapi FromSoftware memilih untuk tidak memberikan persetujuan, menyisakan masa depan remake tersebut masih menggantung. Keputusan ini sekaligus mempertegas betapa berharganya game tersebut bagi pencipta aslinya, sampai saat ini, fans harus terus menunggu apakah suatu hari FromSoftware sendiri yang akan menangani Bloodborne versi baru.


















