Kabar singkatnya: Red Rooster, studio splinter (studio pecahan yang lahir dari tim di balik Disco Elysium), sedang menggarap RPG yang oleh PC Gamer disebut ‘membara’ dan digerakkan fisika. Menurut PC Gamer, kamu nanti memainkan tiga karakter yang sama sekali nggak biasa: seorang narapidana, seorang matematikawan yang kecanduan opiat, dan seorang sopir bus yang pegang nunchaku.
Tiga karakter yang bikin penasaran
Bagian ini paling gampang diingat dari berita ini. Narapidana, matematikawan pecandu, dan sopir bus bersenjata nunchaku itu kombinasi yang jarang kamu temui di RPG. Dari kombinasi itu, kesan awalnya: game ini kemungkinan nggak mengikuti pola fantasi biasa. Tapi itu baru tebakan, karena PC Gamer belum menjelaskan bagaimana ketiga karakter itu saling terhubung, atau apakah kamu bisa berpindah di antara mereka.
Apa arti ‘physics-driven’ buat gameplay-nya?
PC Gamer menyebut game ini ‘physics-driven’, tapi laporannya tidak menjabarkan bagaimana fisika dipakai dalam permainan. Jadi detail mekanik fisikanya belum diumumkan. Yang bisa ditarik: fisika tampaknya jadi bagian inti pengalaman, bukan sekadar hiasan. Istilah ‘incendiary’ (artinya kurang lebih ‘mudah menyulut api’) yang dipakai untuk menggambarkan game ini juga memberi nuansa api dan kekacauan, tapi cara nuansa itu diterjemahkan ke gameplay belum disebut.
Yang belum diketahui: jadwal, platform, dan hubungan dengan Disco Elysium
Tanggal rilis, platform, dan harga belum diumumkan. Belum jelas juga apakah game ini punya hubungan cerita dengan Disco Elysium, karena sumber hanya menyebut Red Rooster sebagai studio splinter dari tim tersebut.
Pendapat kami dan yang perlu dipantau
Menurut kami, kabar ini penting buat penggemar Disco Elysium. Artinya ada tim yang keluar dari studio induk dan mencoba proyek sendiri. Jujur saja, dari judul beritanya saja, pendekatan karakternya yang paling menarik. Kombinasi tiga karakter itu bikin kepala langsung membayangkan banyak kemungkinan.
Yang bikin kami waspada justru kemasannya. Judulnya penuh kata besar, ‘incendiary’ dan ‘membara’, sementara isi laporannya sangat tipis. Secara pribadi, kami belum mau menilai gameplay-nya sebelum ada penjelasan soal sistem fisikanya. Label ‘physics-driven’ bisa berarti banyak hal, dari detail kecil sampai inti permainan, dan dari sumber ini belum bisa dibedakan.
Yang sebaiknya kamu perhatikan berikutnya adalah jadwal rilis, platform, dan video gameplay pertama dari Red Rooster. Dari situ baru kelihatan apakah fisika benar-benar jadi jantung game ini dan seberapa jauh tiga karakter itu dimainkan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Red Rooster itu studio apa? Menurut PC Gamer, Red Rooster adalah studio splinter dari tim Disco Elysium. Laporan itu tidak menjelaskan lebih jauh soal struktur atau anggota timnya. Hanya itu yang bisa dipastikan dari sumber ini.
Kapan game ini rilis? Tanggal rilisnya belum diumumkan. Laporan PC Gamer juga tidak menyebut jadwal sama sekali, jadi belum ada yang bisa dijadikan pegangan. Pantau pengumuman resmi dari studionya.
Karakter apa saja yang bisa dimainkan? Menurut PC Gamer, ada tiga karakter: narapidana, matematikawan yang kecanduan opiat, dan sopir bus yang memakai nunchaku. Sumber tidak menjelaskan apakah ketiganya bisa dimainkan bergantian atau bagaimana alurnya berjalan.
Apa maksud ‘physics-driven’? Menurut PC Gamer, istilah itu menandakan fisika berperan besar dalam game ini. Cara fisika itu dipakai dalam permainan belum diumumkan, jadi kita belum bisa membayangkan detail gameplay-nya.











Discussion about this post