Sebuah unggahan dari seorang pengguna Facebook di komunitas Arknights: Endfield mendadak ramai diperbincangkan. Ia mengaku mengalami kejadian mencurigakan pada PC miliknya setelah mengakses salah satu situs Endfield Tracker untuk mengecek riwayat gacha.
Bukannya mendapat simpati, unggahan tersebut justru memicu perdebatan panas dan hujatan dari sebagian netizen.

Dalam postingannya, ia memperingatkan anggota grup agar berhati-hati terhadap salah satu situs tracker yang menurutnya mengandung malware.
Ia menulis dengan nada serius:
“PENTING! WASPADA, SALAH SATU SITUS ENDFIELD TRACKER ISINYA MALWARE.”
Menurut pengakuannya, beberapa hari setelah mencoba mengimpor data gacha, PC miliknya tiba-tiba membuka PowerShell secara otomatis lalu menutupnya kembali. Hal itu membuatnya curiga ada script berbahaya berjalan di latar belakang.
Tak lama setelah unggahan itu viral, situs yang dimaksud dilaporkan sudah tidak bisa diakses (down), yang menurutnya semakin menguatkan kecurigaan.
Alih-alih mendapat pembelaan penuh, komentar di bawah postingan justru ramai dengan respons beragam.


Beberapa netizen menanggapi dengan nada skeptis:
“Selama bukan official, ngapain login-login begituan?”
“Mending tiap gacha dipost di fesnuk aja sekalian jadi arsip.”
“Kenapa juga pake beginian? Dari dulu main gacha nggak pernah pake tracker aman-aman aja.”
Ada pula yang menilai pengguna terlalu panik:
“PowerShell kebuka bentar itu belum tentu malware, Windows emang sering jalanin script sendiri.”
“Event ID 4104 itu cuma Script Block Logging, bukan tanda trojan.”
“Kalau cuma registry read doang belum bisa dibilang virus.”
Sebagian lain justru mempertanyakan keamanan situs tracker secara umum:
“Info dong, endfieldtools.dev aman nggak?”
“Ada 2 situs, itu malware semua apa gimana?”
“Yang kena komputernya atau akunnya?”
Tak sedikit juga yang mengaku hampir mencoba tracker tersebut:
“Untung kemarin mau nyoba tapi nggak jadi.”
“Baru tau ada software ginian.”
“Antivirus gue langsung block yang beginian sih.”
Situs tracker gacha memang populer di komunitas game karena memudahkan pemain melihat riwayat pull, menghitung pity, hingga membandingkan statistik global. Namun, sebagian besar layanan tersebut bukanlah situs resmi dari developer game.
Penggunaan tracker biasanya mengharuskan pemain mengimpor data atau mengambil log tertentu dari sistem, yang dalam beberapa kasus memicu pembacaan registry atau script PowerShell. Hal inilah yang sering menimbulkan kecurigaan, meski belum tentu berarti malware.
Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak developer Arknights: Endfield terkait dugaan tersebut.
Kasus ini memperlihatkan dua sisi komunitas:
Di satu sisi, ada yang mencoba memberi penjelasan teknis agar tidak terjadi kepanikan berlebihan.
Di sisi lain, ada pula yang menyayangkan sikap sebagian netizen yang terkesan menyalahkan korban.
Terlepas dari benar atau tidaknya dugaan malware tersebut, insiden ini menjadi pengingat penting bagi pemain untuk selalu berhati-hati saat menggunakan layanan pihak ketiga.
Karena di era digital seperti sekarang, rasa aman seringkali bergantung pada kewaspadaan kita sendiri.















![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)

![[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/14901030711713929592-120x86.webp)
![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-120x86.jpg)