Kontroversi mulai menghantam Neverness to Everness setelah komunitas menemukan dugaan penggunaan konten berbasis AI-generated di dalam game tersebut.

Situasi ini bahkan berdampak langsung pada kerja sama promosi dengan Ironmouse, salah satu VTuber paling populer saat ini, yang dikabarkan memutus sponsorship terkait game tersebut.
Sejak perilisannya, komunitas mulai menemukan berbagai elemen yang dianggap memiliki ciri khas AI-generated.
Beberapa yang dipermasalahkan meliputi:
- Basis desain karakter yang diduga dibuat menggunakan AI lalu dipoles ulang
- Poster dan artwork in-game di berbagai area kota
- Video animasi tertentu yang dianggap sangat jelas menggunakan AI
Temuan ini langsung memicu perdebatan besar di komunitas gaming dan anime.
Melalui potongan livestream terbaru, Ironmouse menjelaskan bahwa tim sponsorship miliknya sempat berkomunikasi dengan pihak NTE.
Menurut penjelasannya:
- Perwakilan NTE mengatakan game mereka tidak menggunakan konten AI
- Namun komunitas kemudian menemukan indikasi yang bertolak belakang
Karena situasi tersebut, sponsorship akhirnya diputus.
Kasus ini kembali membuka diskusi besar mengenai penggunaan AI dalam pengembangan game.
Sebagian orang menganggap AI bisa membantu proses produksi, namun banyak juga yang menilai:
- Penggunaan AI berlebihan bisa mengurangi nilai artistik
- Kurang transparan kepada komunitas
- Berpotensi merugikan seniman dan animator asli
Apalagi untuk game dengan identitas visual kuat seperti Neverness to Everness, isu seperti ini cepat menarik perhatian publik.
Kontroversi ini membuat komunitas terbagi dua:
- Ada yang tidak mempermasalahkan penggunaan AI selama hasil akhirnya bagus
- Ada juga yang menolak keras karena dianggap tidak etis
Situasi ini menunjukkan bahwa penggunaan AI di industri kreatif masih menjadi topik yang sangat sensitif.
Kasus sponsorship Ironmouse dan Neverness to Everness menjadi contoh bagaimana isu AI kini bisa berdampak langsung pada reputasi sebuah game.
Di era sekarang, transparansi terhadap komunitas tampaknya menjadi hal yang semakin penting, terutama ketika AI mulai masuk lebih jauh ke industri game.

















