Tanggal 2 Juni 2026 dipastikan menjadi penutup sebuah era penting bagi franchise Marathon. Bungie resmi mengumumkan bahwa server Marathon Classic Trilogy akan dihentikan sepenuhnya, menandai berakhirnya dukungan online untuk trilogi legendaris yang menjadi fondasi awal studio tersebut sebelum melahirkan Halo dan Destiny.

Pengumuman ini langsung memicu gelombang nostalgia di kalangan pemain lama. Bagi banyak penggemar, Marathon bukan sekadar game FPS lawas, melainkan simbol sejarah awal Bungie dan salah satu franchise yang membantu membentuk genre first-person shooter modern di era 1990-an.
Trilogi Marathon pertama kali hadir di platform Macintosh pada 1994 melalui game Marathon, disusul Marathon 2: Durandal dan Marathon Infinity. Seri ini dikenal lewat cerita sci-fi kompleks, AI filosofis seperti Durandal dan Tycho, serta pendekatan naratif yang jauh melampaui zamannya.
Meski usianya sudah lebih dari dua dekade, komunitas Marathon masih cukup aktif hingga sekarang. Banyak pemain veteran tetap memainkan game tersebut melalui Aleph One, engine open-source yang memungkinkan trilogi Marathon dimainkan di PC modern secara gratis.
Bungie menjelaskan bahwa penghentian layanan dilakukan karena infrastruktur lama semakin sulit dipertahankan. Studio juga ingin memfokuskan sumber daya pada proyek Marathon reboot terbaru yang saat ini sedang dikembangkan sebagai extraction shooter modern.

Namun keputusan ini tetap meninggalkan rasa campur aduk di komunitas. Sebagian pemain memahami langkah Bungie, tetapi tidak sedikit yang merasa sedih karena 2 Juni akan menjadi akhir resmi dari era multiplayer klasik Marathon yang telah bertahan selama puluhan tahun.
Di media sosial dan forum Reddit, banyak penggemar mulai membagikan kenangan mereka bermain Marathon melalui LAN maupun koneksi internet lawas era dial-up. Beberapa bahkan menyebut Marathon sebagai “nenek moyang Halo.”
Ironisnya, kabar penutupan ini datang di tengah situasi yang cukup rumit untuk Marathon reboot modern. Sejak diumumkan pada 2023, proyek baru Bungie tersebut menuai reaksi beragam dari penggemar lama karena perubahan genre besar-besaran dari FPS story-driven menjadi extraction shooter kompetitif.
Meski begitu, Bungie menegaskan bahwa mereka tetap menghormati warisan trilogi klasik Marathon dan berharap komunitas tetap dapat menikmati game tersebut lewat server komunitas dan proyek open-source setelah layanan resmi berakhir.
Berakhirnya layanan resmi Marathon Classic mungkin tidak akan menghapus warisan franchise tersebut. Namun bagi banyak pemain veteran, tanggal 2 Juni akan dikenang sebagai momen ketika salah satu bagian penting sejarah FPS akhirnya benar-benar menutup bab terakhirnya.

















![[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/dfhgfdgfdg-120x86.jpg)
