Developer dari franchise Shin Megami Tensei baru-baru ini membahas berbagai tantangan yang mereka hadapi selama proses pengembangan seri tersebut.
Dalam wawancara terbaru, tim developer menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam membuat game Shin Megami Tensei adalah menjaga keseimbangan antara identitas klasik seri dengan ekspektasi pemain modern.
Mereka menyebut franchise ini dikenal memiliki gameplay yang cukup kompleks, tingkat kesulitan tinggi, serta tema cerita yang lebih gelap dibanding banyak JRPG lainnya. Karena itu, developer harus berhati-hati agar seri ini tetap terasa autentik tanpa kehilangan daya tarik bagi pemain baru.
Selain gameplay, proses desain demon juga disebut menjadi salah satu bagian paling menantang. Setiap demon dalam seri Shin Megami Tensei memiliki filosofi, mitologi, dan latar budaya yang harus dipertahankan dengan detail tinggi.
Developer juga menjelaskan bahwa peningkatan kualitas visual di hardware modern membuat proses produksi menjadi jauh lebih berat dibanding era sebelumnya. Kini setiap demon, animasi, dan lingkungan membutuhkan waktu pengembangan lebih panjang.
Tidak hanya itu, tim Atlus juga menyinggung bagaimana mereka berusaha menjaga perbedaan identitas antara:
- Shin Megami Tensei
- Persona
Meski keduanya berasal dari universe yang saling berhubungan, developer menegaskan bahwa Shin Megami Tensei akan tetap mempertahankan nuansa darker fantasy dan filosofi pilihan moral yang menjadi ciri khas utamanya.
Komunitas fans sendiri cukup antusias dengan pernyataan tersebut karena banyak pemain berharap Atlus tetap mempertahankan identitas klasik SMT di tengah popularitas Persona yang terus meningkat secara global.
Dengan franchise yang kini semakin dikenal luas di pasar global, Atlus tampaknya ingin memastikan seri Shin Megami Tensei tetap berkembang tanpa kehilangan identitas unik yang sudah dibangun selama puluhan tahun.

















![[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/dfhgfdgfdg-120x86.jpg)
