Gimnoar
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • PC
  • PS
    • PS 1
    • PS 2
    • PS 3
    • PS 4
    • PS 5
    • PS 6 soon
  • Nintendo
    • Nintendo 64
    • Nintendo DS
    • Wii
    • Nintendo Switch
  • Xbox
    • Xbox 360
    • Xbox One
    • Xbox Series X/S
  • Android
  • Tech
  • Review
  • Rekomendasi
  • Emulator
Gimnoar
  • Home
  • Berita
  • PC
  • PS
    • PS 1
    • PS 2
    • PS 3
    • PS 4
    • PS 5
    • PS 6 soon
  • Nintendo
    • Nintendo 64
    • Nintendo DS
    • Wii
    • Nintendo Switch
  • Xbox
    • Xbox 360
    • Xbox One
    • Xbox Series X/S
  • Android
  • Tech
  • Review
  • Rekomendasi
  • Emulator
Gimnoar
Home Berita

Bos Assassin’s Creed Marc-Alexis Côté Dipecat dari Ubisoft

November 9, 2025
in Berita
0 0
0
Bos Assassin’s Creed Marc-Alexis Côté Dipecat dari Ubisoft
0
SHARES
18
VIEWS
Berbagi di FacebookBerbagi di WhatsAppBerbagi di Telegram

Pada 14 Oktober 2025, dunia game diguncang oleh kabar mengejutkan Marc-Alexis Côté, sosok yang selama dua dekade menjadi wajah di balik seri legendaris Assassin’s Creed, resmi meninggalkan Ubisoft. Namun yang mengejutkan bukan hanya kepergiannya melainkan cara ia dipaksa untuk pergi.

“Saya Tidak Memilih untuk Pergi”

Dalam pernyataan jujur yang ia unggah di LinkedIn, Côté menulis bahwa keputusannya bukanlah pengunduran diri sukarela. Ia menyatakan dengan lugas

“Saya tidak membuat keputusan itu sendiri. Ubisoft meminta saya untuk melangkah ke samping.”

Pernyataan ini sontak mengguncang komunitas gamer global. Banyak yang awalnya mengira Côté meninggalkan Ubisoft karena ingin “mengejar jalur baru”, seperti yang diklaim perusahaan dalam siaran pers resminya. Namun kini jelas ini bukan perpisahan damai, melainkan pemecatan elegan yang dibungkus dengan bahasa korporat.

Sebuah Era Berakhir

Marc-Alexis Côté bukanlah nama kecil di Ubisoft. Ia bergabung sejak awal tahun 2000-an dan memegang peran penting dalam membangun waralaba Assassin’s Creed sejak masa kejayaannya di era Brotherhood dan Black Flag. Dalam dua dekade terakhir, ia naik dari level designer menjadi executive producer, bahkan creative lead untuk proyek ambisius terbaru seperti Assassin’s Creed Infinity.

Kini, tongkat estafet kepemimpinan seri Assassin’s Creed dialihkan ke Vantage Studios unit baru di bawah naungan Ubisoft yang didukung oleh raksasa Tiongkok, Tencent. Studio ini kabarnya akan mengelola beberapa franchise besar lainnya seperti Far Cry dan Rainbow Six.

Langkah ini menandai restrukturisasi besar di dalam Ubisoft, yang tampaknya berusaha memperkuat posisi bisnis globalnya sambil memangkas kepemimpinan lama.

Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Layar?

Sumber internal yang dikutip oleh GamesRadar dan TechRadar menyebutkan bahwa pengunduran diri ini sebenarnya terjadi setelah serangkaian rapat strategis terkait struktur baru perusahaan.
Ubisoft disebut ingin menyatukan seluruh proyek Assassin’s Creed di bawah manajemen baru agar lebih efisien dalam distribusi lintas platform dan integrasi teknologi AI langkah yang disebut “modernisasi pipeline kreatif.”

Namun, beberapa sumber lain mengatakan keputusan ini juga didorong oleh ketegangan internal antara tim kreatif dan eksekutif bisnis Ubisoft. Côté dikenal sebagai pemimpin yang sangat protektif terhadap identitas artistik Assassin’s Creed, sementara dewan direksi ingin fokus pada monetisasi dan model layanan jangka panjang.

Dengan kata lain idealisme kreatif bertemu realitas korporasi dan Côté yang kalah.

Apa Dampaknya untuk Assassin’s Creed?

Kepergian Côté meninggalkan pertanyaan besar: ke mana arah Assassin’s Creed berikutnya?
Setelah kesuksesan Assassin’s Creed Shadows dan rencana ambisius proyek Infinity, kini franchise ini akan berada di tangan Vantage Studios tim baru yang belum terbukti rekam jejaknya.

Beberapa analis industri menilai langkah ini bisa membawa dua kemungkinan:

  1. Angin segar bagi seri Assassin’s Creed menghadirkan perspektif baru yang mungkin lebih berani bereksperimen.
  2. Kehilangan jati diri, jika pengawasan korporat terlalu kuat hingga mengorbankan kedalaman naratif dan filosofi khas seri ini.

Bagi admin, kisah ini terasa ironis. Seorang kreator yang membangun dunia Assassin’s Creed dari nol yang memberi kita momen-momen tak terlupakan bersama Ezio, Connor, dan Bayek kini justru “dikeluarkan” dari kerajaan yang ia bantu bangun.

Tapi begitulah dunia industri game modern: di balik semua keindahan dunia virtual, ada realitas bisnis yang dingin. Kadang, mereka yang paling memahami jiwa sebuah seri justru tersingkir oleh keputusan yang lahir dari papan rapat.

Namun sejarah sudah menunjukkan satu hal orang-orang seperti Marc-Alexis Côté tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya berpindah medan, menyiapkan dunia baru untuk ditaklukkan.

Kepergian Marc-Alexis Côté adalah akhir dari sebuah era dan awal babak baru bagi Ubisoft.
Entah akan membawa Assassin’s Creed ke kejayaan baru atau justru kehilangan arah, satu hal pasti dunia ini berubah, dan bahkan para pembunuh bayangan pun tak bisa menghindari takdir korporasi.

Hady Bs

Hady Bs

Related Posts

Goddess of Victory: NIKKE Tembus Pendapatan Fantastis, Jepang Jadi Pasar Terbesar
Berita

Goddess of Victory: NIKKE Tembus Pendapatan Fantastis, Jepang Jadi Pasar Terbesar

Mei 20, 2026
ARC Raiders Mulai Gunakan Denuvo Anti-Cheat, Komunitas PC Langsung Heboh
Berita

ARC Raiders Mulai Gunakan Denuvo Anti-Cheat, Komunitas PC Langsung Heboh

Mei 20, 2026
Fortnite Resmi Kembali ke App Store di Seluruh Dunia Setelah Drama Panjang dengan Apple
Berita

Fortnite Resmi Kembali ke App Store di Seluruh Dunia Setelah Drama Panjang dengan Apple

Mei 20, 2026
Valve Tarik Game Horror Beyond The Dark dari Steam Setelah Ditemukan Malware Pencuri Data
Berita

Valve Tarik Game Horror Beyond The Dark dari Steam Setelah Ditemukan Malware Pencuri Data

Mei 20, 2026
Game Dungeons & Dragons Buatan Giant Skull Resmi Dibatalkan, Apa yang Sebenarnya Terjadi ?
Berita

Game Dungeons & Dragons Buatan Giant Skull Resmi Dibatalkan, Apa yang Sebenarnya Terjadi ?

Mei 20, 2026
Krafton Klaim Bonus Rp1 Miliar per Bayi Berhasil Dongkrak Angka Kelahiran Karyawan
Berita

Krafton Klaim Bonus Rp1 Miliar per Bayi Berhasil Dongkrak Angka Kelahiran Karyawan

Mei 20, 2026

POSTINGAN POPULER

Streamer Populer Shroud Komentari Potensi Marathon Bernasib Seperti Concord dan Highguard 6

Streamer Populer Shroud Komentari Potensi Marathon Bernasib Seperti Concord dan Highguard 6

Maret 7, 2026
Goddess of Victory: NIKKE Tembus Pendapatan Fantastis, Jepang Jadi Pasar Terbesar

Goddess of Victory: NIKKE Tembus Pendapatan Fantastis, Jepang Jadi Pasar Terbesar

Mei 20, 2026
Pokémon Resmi Gandeng Happy Asmara untuk Video Musik Spesial “Kopi Dangdut,ver. Goyang HEPIKA”

Pokémon Resmi Gandeng Happy Asmara untuk Video Musik Spesial “Kopi Dangdut,ver. Goyang HEPIKA”

Mei 20, 2026
[Rumor] Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Disebut Bakal Mahal Gara – Gara Teknologi 2nm

[Rumor] Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Disebut Bakal Mahal Gara – Gara Teknologi 2nm

Mei 13, 2026
Game simulasi Militer Gray Zone Warfare, Saingan ketat bagi ARC Raiders, Marathon, dan Battlefield

Game simulasi Militer Gray Zone Warfare, Saingan ketat bagi ARC Raiders, Marathon, dan Battlefield

April 21, 2026
Developer No Rest for the Wicked Beri Kabar Terbaru Soal Versi Konsol

Developer No Rest for the Wicked Beri Kabar Terbaru Soal Versi Konsol

April 20, 2026

REKOMENDASI GAME

ONE MOVE AWAY, Game Simulasi Pindah Rumah yang Bikin Nyusun Barang Jadi Puzzle Super Nagih

ONE MOVE AWAY, Game Simulasi Pindah Rumah yang Bikin Nyusun Barang Jadi Puzzle Super Nagih

Mei 19, 2026
Granblue Fantasy : Relink, Endless Ragnarok Bagi Banyak Detail Baru, Pre – Order Kini Sudah Dibuka

Granblue Fantasy : Relink, Endless Ragnarok Bagi Banyak Detail Baru, Pre – Order Kini Sudah Dibuka

Mei 14, 2026
LiberNovo Resmi Perkenalkan Kursi Gaming Maxis untuk Pengguna Bertubuh Tinggi dan Besar

LiberNovo Resmi Perkenalkan Kursi Gaming Maxis untuk Pengguna Bertubuh Tinggi dan Besar

Mei 14, 2026
Server Game Windrose Jebol, Jumlah Player Meledak Sampai Developer Kewalahan

Server Game Windrose Jebol, Jumlah Player Meledak Sampai Developer Kewalahan

Mei 11, 2026
PACS : Post Apocalypse Courier Service, Sensasi Mabar Jadi Kurir di Dunia Setelah Kiamat

PACS : Post Apocalypse Courier Service, Sensasi Mabar Jadi Kurir di Dunia Setelah Kiamat

Mei 11, 2026
[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite

[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite

Mei 9, 2026
Gimnoar

© 2025 gimnoar.com - banyak cerita dari sebuah game

KUNJUNGI SITUS

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • PC
  • PS
    • PS 1
    • PS 2
    • PS 3
    • PS 4
    • PS 5
    • PS 6 soon
  • Nintendo
    • Nintendo 64
    • Nintendo DS
    • Wii
    • Nintendo Switch
  • Xbox
    • Xbox 360
    • Xbox One
    • Xbox Series X/S
  • Android
  • Tech
  • Review
  • Rekomendasi
  • Emulator

© 2025 gimnoar.com - banyak cerita dari sebuah game