Gimnoar
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • PC
  • PS
    • PS 1
    • PS 2
    • PS 3
    • PS 4
    • PS 5
    • PS 6 soon
  • Nintendo
    • Nintendo 64
    • Nintendo DS
    • Wii
    • Nintendo Switch
  • Xbox
    • Xbox 360
    • Xbox One
    • Xbox Series X/S
  • Android
  • Tech
  • Review
  • Rekomendasi
  • Emulator
Gimnoar
  • Home
  • Berita
  • PC
  • PS
    • PS 1
    • PS 2
    • PS 3
    • PS 4
    • PS 5
    • PS 6 soon
  • Nintendo
    • Nintendo 64
    • Nintendo DS
    • Wii
    • Nintendo Switch
  • Xbox
    • Xbox 360
    • Xbox One
    • Xbox Series X/S
  • Android
  • Tech
  • Review
  • Rekomendasi
  • Emulator
Gimnoar
Home Berita

Sakura Studios “Menang” Lawan Steam Setelah Game Horor Red Pine Lake Diblokir Karena Swimsuit Art

November 9, 2025
in Berita, PC
0 0
0
Sakura Studios “Menang” Lawan Steam Setelah Game Horor Red Pine Lake Diblokir Karena Swimsuit Art
0
SHARES
24
VIEWS
Berbagi di FacebookBerbagi di WhatsAppBerbagi di Telegram

Kabar mengejutkan datang dari dunia indie horror gaming.
Studio kecil asal Inggris, Sakura Studios, dilaporkan sempat diblokir oleh Steam setelah game horor mereka, Red Pine Lake, ditolak untuk rilis karena key art-nya menampilkan seorang wanita memakai swimsuit.
Namun, seminggu kemudian, Steam dikabarkan membalikkan keputusannya, dan Sakura Studios pun menegaskan bahwa mereka tidak mundur satu langkah pun.

“We stood our ground and didn’t bend the knee. If we can win, so can you.”
Sakura Studios, via X (Twitter)

Awal Masalah: “Swimsuit” yang Bikin Game Horor Diblokir

Kasus ini bermula ketika Red Pine Lake game horor bertema psikologis berlatar di sebuah danau terpencil gagal lolos tahap peninjauan di Steam.
Alasannya cukup mengejutkan: gambar promosi yang menampilkan karakter wanita dalam pakaian renang dianggap “inappropriate” dan “seksual berlebihan” oleh tim kurasi platform tersebut.

Padahal, menurut Sakura Studios, ilustrasi itu hanyalah bagian dari identitas karakter utama, bukan konten eksplisit atau erotis.
Studio tersebut bahkan menyebut bahwa keputusan Steam terasa tidak adil, mengingat banyak game lain di platform tersebut memiliki konten yang jauh lebih provokatif.

Kami Tidak Akan Tunduk

Alih-alih menyerah atau mengubah desain mereka, Sakura Studios memilih untuk melawan keputusan itu secara terbuka.
Melalui media sosial, mereka menulis pesan tegas kepada sesama developer independen agar tidak takut melawan standar ganda dalam industri distribusi digital.

Beberapa hari kemudian, laporan komunitas menunjukkan bahwa halaman Red Pine Lake kembali aktif di Steam, menandakan bahwa Valve akhirnya mencabut keputusan awal mereka.

Meskipun belum ada pernyataan resmi dari pihak Steam, banyak gamer dan dev indie memuji Sakura Studios atas sikap tegas mereka.

Tentang Red Pine Lake

Game ini digambarkan sebagai psychological horror yang memadukan elemen misteri dan survival, berlatar di sebuah hutan di sekitar danau yang tenang namun penuh rahasia gelap.
Pemain akan berperan sebagai karakter wanita bernama Lena, yang datang ke tempat itu untuk mencari keluarganya yang hilang, hanya untuk menemukan bahwa danau tersebut menyimpan sesuatu yang jauh lebih menyeramkan dari yang ia bayangkan.

Visual Red Pine Lake menonjol karena gaya artistik oil-paint surrealism dan atmosfer sunyi yang memunculkan rasa tidak nyaman, mengingatkan banyak orang pada Silent Hill klasik.

Cermin dari Industri Game Saat Ini

Kasus ini membuka kembali perdebatan lama tentang kebebasan kreatif dan kebijakan moderasi konten digital.
Banyak yang menilai bahwa sistem review platform seperti Steam sering kali terlalu sensitif terhadap estetika tertentu, sementara konten lain yang lebih ekstrem justru lolos tanpa masalah.

“Kalau mereka bisa menang, mungkin developer lain juga bisa,” tulis seorang pengguna Reddit dalam diskusi seputar kasus ini.

Perlawanan Sakura Studios mungkin tampak kecil, tapi dampaknya besar.
Dengan menolak mengubah visinya, mereka berhasil menunjukkan bahwa kreativitas dan integritas artistik masih punya tempat di tengah industri yang semakin diatur algoritma dan kebijakan otomatis.

Kini, Red Pine Lake bukan hanya game horor tapi juga simbol perlawanan terhadap batasan absurd yang terkadang mengekang kreativitas developer independen.

Hady Bs

Hady Bs

Related Posts

PlayStation Akan Terapkan Verifikasi Usia pada Akhir Tahun Ini
Berita

PlayStation Akan Terapkan Verifikasi Usia pada Akhir Tahun Ini

April 22, 2026
Pengumuman Resmi Nintendo Perkuat Kredibilitas Bocoran Besar Game Zelda untuk Switch 2
Berita

Pengumuman Resmi Nintendo Perkuat Kredibilitas Bocoran Besar Game Zelda untuk Switch 2

April 22, 2026
Fans GTA 6 Temukan Detail Peningkatan Halus di Trailer Terbaru
Berita

Fans GTA 6 Temukan Detail Peningkatan Halus di Trailer Terbaru

April 22, 2026
Pokémon Rilis Pernyataan Resmi Soal Turnamen Pokémon GO yang Menuai Kontroversi
Android

Pokémon Rilis Pernyataan Resmi Soal Turnamen Pokémon GO yang Menuai Kontroversi

April 22, 2026
Aion 2 Siap Rilis Global 2026 di Steam, Hadirkan Dunia Lebih Besar & Combat Udara Epik
Berita

Aion 2 Siap Rilis Global 2026 di Steam, Hadirkan Dunia Lebih Besar & Combat Udara Epik

April 22, 2026
Developer Asal Salatiga Umumkan Game Unik Roguelike Match-3, Match Morphosis
Berita

Developer Asal Salatiga Umumkan Game Unik Roguelike Match-3, Match Morphosis

April 22, 2026

POSTINGAN POPULER

Fortnite Festival Season 14 Hadirkan Laufey Sebagai Headliner

Fortnite Festival Season 14 Hadirkan Laufey Sebagai Headliner

April 16, 2026
Windows 11 “Melambat”, Windows 10 Masih Banyak Digunakan Kenapa Banyak Orang Belum Upgrade?

Windows 11 “Melambat”, Windows 10 Masih Banyak Digunakan Kenapa Banyak Orang Belum Upgrade?

Desember 6, 2025
Daftar Game Saint row Series Di Semua Platform Part 2

Daftar Game Saint row Series Di Semua Platform Part 2

November 1, 2025
Valve Siapkan Fitur Riwayat Harga 30 Hari di Steam

Valve Siapkan Fitur Riwayat Harga 30 Hari di Steam

April 16, 2026
Goddess of Victory: Nikke Perkenalkan Karakter Baru “Snow Crane”, Agen Rahasia dari Veiled Order

Goddess of Victory: Nikke Perkenalkan Karakter Baru “Snow Crane”, Agen Rahasia dari Veiled Order

April 7, 2026
Ubisoft Klaim Microtransactions Membuat Game “Lebih Seru” Komunitas Gamer Tidak Setuju

Ubisoft Klaim Microtransactions Membuat Game “Lebih Seru” Komunitas Gamer Tidak Setuju

November 9, 2025

REKOMENDASI GAME

Rekomendasi RPG Terbaik di Nintendo Switch (Siap Lebih Optimal di Switch 2)

Rekomendasi RPG Terbaik di Nintendo Switch (Siap Lebih Optimal di Switch 2)

April 15, 2026
Crimson Desert : Cara Mendapatkan Armor Serigala Abu-Abu (Grey Wolf Armor)

Crimson Desert : Cara Mendapatkan Armor Serigala Abu-Abu (Grey Wolf Armor)

April 1, 2026
[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert

[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert

Maret 31, 2026
Crimson Desert : Solusi Teka-Teki Di Sanctum of Penitence

Crimson Desert : Solusi Teka-Teki Di Sanctum of Penitence

Maret 25, 2026
[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat

[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat

Maret 10, 2026
[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa

[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa

Maret 7, 2026
Gimnoar

© 2025 gimnoar.com - banyak cerita dari sebuah game

KUNJUNGI SITUS

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • PC
  • PS
    • PS 1
    • PS 2
    • PS 3
    • PS 4
    • PS 5
    • PS 6 soon
  • Nintendo
    • Nintendo 64
    • Nintendo DS
    • Wii
    • Nintendo Switch
  • Xbox
    • Xbox 360
    • Xbox One
    • Xbox Series X/S
  • Android
  • Tech
  • Review
  • Rekomendasi
  • Emulator

© 2025 gimnoar.com - banyak cerita dari sebuah game