Hypergryph akhirnya meluruskan kesalahpahaman yang cukup lama beredar di komunitas terkait Arknights: Endfield. Melalui pernyataan resmi, developer menegaskan bahwa game ini bukan merupakan game open world, meskipun sekilas terlihat memiliki area luas dan kebebasan eksplorasi.
Menurut Hypergryph, Arknights: Endfield dirancang dengan struktur area-based atau zona terpisah, bukan dunia terbuka tanpa batas seperti yang umum ditemukan pada game open world modern. Pemain tetap akan menjelajahi wilayah yang cukup besar di planet Talos-II, namun progres, misi, dan eksplorasi tetap dikendalikan oleh desain level yang terstruktur.
Kesalahpahaman ini muncul karena pendekatan visual 3D penuh, lingkungan industrial yang luas, serta sistem pembangunan dan manajemen area yang memberi kesan kebebasan tinggi. Meski demikian, Hypergryph menekankan bahwa fokus utama game ini adalah Industrial Action RPG, menggabungkan pertarungan real-time strategis dengan sistem base building dan manajemen sumber daya.
Dengan klarifikasi ini, Hypergryph berharap ekspektasi pemain bisa lebih realistis menjelang perilisan resmi Arknights: Endfield. Alih-alih menawarkan kebebasan eksplorasi tanpa batas, game ini dirancang untuk memberikan pengalaman bermain yang lebih terarah, padat, dan seimbang antara aksi, strategi, serta pengelolaan markas.
Arknights: Endfield sendiri dijadwalkan rilis pada 22 Januari 2026 untuk PC, mobile, dan PlayStation 5, dan saat ini menjadi salah satu game paling dinantikan berkat jumlah pra-registrasi yang telah menembus puluhan juta pemain.


















![[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/dfhgfdgfdg-120x86.jpg)