Gimnoar
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • PC
  • PS
    • PS 1
    • PS 2
    • PS 3
    • PS 4
    • PS 5
    • PS 6 soon
  • Nintendo
    • Nintendo 64
    • Nintendo DS
    • Wii
    • Nintendo Switch
  • Xbox
    • Xbox 360
    • Xbox One
    • Xbox Series X/S
  • Android
  • Tech
  • Review
  • Rekomendasi
  • Emulator
Gimnoar
  • Home
  • Berita
  • PC
  • PS
    • PS 1
    • PS 2
    • PS 3
    • PS 4
    • PS 5
    • PS 6 soon
  • Nintendo
    • Nintendo 64
    • Nintendo DS
    • Wii
    • Nintendo Switch
  • Xbox
    • Xbox 360
    • Xbox One
    • Xbox Series X/S
  • Android
  • Tech
  • Review
  • Rekomendasi
  • Emulator
Gimnoar
Home PS

Game Assassin’s Creed yang Dibatalkan Berlatar Perang Sipil Amerika

Oktober 17, 2025
in PS
0 0
0
Game Assassin’s Creed yang Dibatalkan Berlatar Perang Sipil Amerika
0
SHARES
37
VIEWS
Berbagi di FacebookBerbagi di WhatsAppBerbagi di Telegram

Bayangkan kamu menjadi seorang Assassin di Amerika setelah Perang Saudara, berhadapan dengan kelompok ekstremis dan sisa-sisa konflik rasial. Premisnya terdengar epik, bukan?
Sayangnya, proyek Assassin’s Creed yang kabarnya akan berlatar masa Reconstruction pasca Perang Sipil Amerika Serikat itu dibatalkan sebelum benar-benar dikembangkan penuh.
Meski belum sempat muncul ke publik, bocoran informasi dan rumor tentang game ini sudah cukup banyak beredar. Yuk, kita bahas apa yang sebenarnya terjadi di balik layar.

Apa Itu Game Assassin’s Creed Perang Sipil yang Batal?

Proyek ini disebut-sebut memiliki nama internal Project Obsidian.
Ceritanya akan berfokus pada tokoh utama seorang mantan budak kulit hitam yang kemudian bergabung dengan Brotherhood of Assassins, berjuang melawan kelompok supremasi kulit putih seperti Ku Klux Klan di era pasca perang saudara.

Setting-nya mengambil periode Reconstruction Era, masa di mana Amerika Serikat sedang membangun kembali negaranya setelah perpecahan besar.
Kabarnya, game ini baru berada pada tahap awal konsep dan belum sampai pada fase pengembangan penuh sebelum akhirnya dibatalkan oleh Ubisoft.

Kenapa Ubisoft Membatalkannya?

Beberapa sumber internal dan laporan media menyebutkan beberapa alasan utama di balik keputusan tersebut:

1. Lingkungan Politik Amerika yang Sensitif

Tema ras, sejarah perbudakan, dan isu sosial dianggap terlalu sensitif di situasi politik Amerika saat ini.
Ubisoft disebut khawatir game ini akan memicu perdebatan besar di media sosial dan menciptakan kontroversi yang tidak diinginkan.

2. Dampak dari Kontroversi Assassin’s Creed Shadows

Ubisoft sempat menerima reaksi keras karena menampilkan Yasuke, seorang samurai kulit hitam, sebagai karakter utama dalam Assassin’s Creed Shadows.
Kekhawatiran akan terulangnya reaksi serupa diyakini turut menjadi alasan utama dibatalkannya Project Obsidian.

3. Fokus pada Proyek Prioritas

Ubisoft saat ini lebih memprioritaskan proyek besar lain seperti Codename Red (berlatar Jepang feodal) dan Codename Hexe (bernuansa gelap dan mistik).
Akibatnya, proyek eksperimental seperti Obsidian dianggap memiliki risiko tinggi dan akhirnya dipotong dari daftar pengembangan.

Potensi Besar yang Hilang

Jika Project Obsidian benar-benar dikembangkan, ia berpotensi menjadi salah satu game paling berani dalam sejarah franchise Assassin’s Creed.
Game ini bisa menjadi:

  • Cerita kuat tentang perjuangan mantan budak yang mencari keadilan.
  • Eksplorasi mendalam terhadap isu ras dan moralitas.
  • Dunia baru dengan latar sejarah yang jarang disentuh oleh video game.
  • Perpaduan antara kisah personal dan konflik sosial yang berat.

Banyak penggemar menilai, seandainya Ubisoft berani meneruskan proyek ini, hasilnya bisa menjadi salah satu seri paling emosional dan bermakna dalam sejarah Assassin’s Creed.

Reaksi Penggemar

Kabar pembatalan proyek ini memicu banyak reaksi dari komunitas gamer.
Sebagian besar merasa kecewa karena Ubisoft dianggap “bermain aman” dan enggan mengambil risiko kreatif.
Beberapa bahkan berpendapat bahwa Assassin’s Creed seharusnya tidak takut untuk membahas tema sensitif jika dilakukan dengan riset dan penghormatan terhadap sejarah.

Namun di sisi lain, ada juga yang memahami keputusan Ubisoft, mengingat situasi politik di Amerika yang memang mudah memicu kontroversi ketika menyentuh isu ras dan diskriminasi.

Kesimpulan: Sebuah Kesempatan yang Hilang

Kisah pembatalan Assassin’s Creed: Project Obsidian menunjukkan bahwa membuat game dengan tema berat dan sensitif bukan hal mudah.
Ubisoft mungkin menilai bahwa risiko politik dan reaksi publik saat ini terlalu tinggi untuk menampilkan kisah berlatar Perang Sipil.

Meski begitu, ide ini tetap menarik dan layak untuk dihidupkan kembali suatu hari nanti — tentu dengan pendekatan yang lebih matang dan penuh penghormatan terhadap sejarah.
Mungkin saja di masa depan, Assassin’s Creed akan kembali ke Amerika dengan cerita yang berani, emosional, dan menggugah — hanya saja kali ini dengan cara yang tepat.

Admin Jacob

Admin Jacob

Related Posts

007 First Light Ungkap Peningkatan PSSR di PS5 Pro, Visual Kini Jauh Lebih Tajam dan Stabil
Berita

007 First Light Ungkap Peningkatan PSSR di PS5 Pro, Visual Kini Jauh Lebih Tajam dan Stabil

Mei 20, 2026
ONE MOVE AWAY, Game Simulasi Pindah Rumah yang Bikin Nyusun Barang Jadi Puzzle Super Nagih
PC

ONE MOVE AWAY, Game Simulasi Pindah Rumah yang Bikin Nyusun Barang Jadi Puzzle Super Nagih

Mei 19, 2026
Sony Naikkan Harga PlayStation Plus Mulai 20 Mei 2026, Pelanggan Baru Terdampak
Berita

Sony Naikkan Harga PlayStation Plus Mulai 20 Mei 2026, Pelanggan Baru Terdampak

Mei 19, 2026
PlayStation Berhenti Merilis Game Single-Player di PC, Era Eksklusif Kembali Dimulai ?
Berita

PlayStation Berhenti Merilis Game Single-Player di PC, Era Eksklusif Kembali Dimulai ?

Mei 19, 2026
Rumor inFAMOUS Kembali Menguat, PlayStation Studios Disebut Pertimbangkan Proyek Baru Untuk PS5
Berita

Rumor inFAMOUS Kembali Menguat, PlayStation Studios Disebut Pertimbangkan Proyek Baru Untuk PS5

Mei 18, 2026
PlayStation 5 Pro Akhirnya Resmi Dijual di Indonesia Dengan Harga Rp15 Jutaan
Berita

PlayStation 5 Pro Akhirnya Resmi Dijual di Indonesia Dengan Harga Rp15 Jutaan

Mei 18, 2026

POSTINGAN POPULER

Rumor inFAMOUS Kembali Menguat, PlayStation Studios Disebut Pertimbangkan Proyek Baru Untuk PS5

Rumor inFAMOUS Kembali Menguat, PlayStation Studios Disebut Pertimbangkan Proyek Baru Untuk PS5

Mei 18, 2026
Streamer Populer Shroud Komentari Potensi Marathon Bernasib Seperti Concord dan Highguard 6

Streamer Populer Shroud Komentari Potensi Marathon Bernasib Seperti Concord dan Highguard 6

Maret 7, 2026
Goddess of Victory: NIKKE Tembus Pendapatan Fantastis, Jepang Jadi Pasar Terbesar

Goddess of Victory: NIKKE Tembus Pendapatan Fantastis, Jepang Jadi Pasar Terbesar

Mei 20, 2026
Pokémon Resmi Gandeng Happy Asmara untuk Video Musik Spesial “Kopi Dangdut,ver. Goyang HEPIKA”

Pokémon Resmi Gandeng Happy Asmara untuk Video Musik Spesial “Kopi Dangdut,ver. Goyang HEPIKA”

Mei 20, 2026
[Rumor] Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Disebut Bakal Mahal Gara – Gara Teknologi 2nm

[Rumor] Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Disebut Bakal Mahal Gara – Gara Teknologi 2nm

Mei 13, 2026
Game simulasi Militer Gray Zone Warfare, Saingan ketat bagi ARC Raiders, Marathon, dan Battlefield

Game simulasi Militer Gray Zone Warfare, Saingan ketat bagi ARC Raiders, Marathon, dan Battlefield

April 21, 2026

REKOMENDASI GAME

ONE MOVE AWAY, Game Simulasi Pindah Rumah yang Bikin Nyusun Barang Jadi Puzzle Super Nagih

ONE MOVE AWAY, Game Simulasi Pindah Rumah yang Bikin Nyusun Barang Jadi Puzzle Super Nagih

Mei 19, 2026
Granblue Fantasy : Relink, Endless Ragnarok Bagi Banyak Detail Baru, Pre – Order Kini Sudah Dibuka

Granblue Fantasy : Relink, Endless Ragnarok Bagi Banyak Detail Baru, Pre – Order Kini Sudah Dibuka

Mei 14, 2026
LiberNovo Resmi Perkenalkan Kursi Gaming Maxis untuk Pengguna Bertubuh Tinggi dan Besar

LiberNovo Resmi Perkenalkan Kursi Gaming Maxis untuk Pengguna Bertubuh Tinggi dan Besar

Mei 14, 2026
Server Game Windrose Jebol, Jumlah Player Meledak Sampai Developer Kewalahan

Server Game Windrose Jebol, Jumlah Player Meledak Sampai Developer Kewalahan

Mei 11, 2026
PACS : Post Apocalypse Courier Service, Sensasi Mabar Jadi Kurir di Dunia Setelah Kiamat

PACS : Post Apocalypse Courier Service, Sensasi Mabar Jadi Kurir di Dunia Setelah Kiamat

Mei 11, 2026
[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite

[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite

Mei 9, 2026
Gimnoar

© 2025 gimnoar.com - banyak cerita dari sebuah game

KUNJUNGI SITUS

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • PC
  • PS
    • PS 1
    • PS 2
    • PS 3
    • PS 4
    • PS 5
    • PS 6 soon
  • Nintendo
    • Nintendo 64
    • Nintendo DS
    • Wii
    • Nintendo Switch
  • Xbox
    • Xbox 360
    • Xbox One
    • Xbox Series X/S
  • Android
  • Tech
  • Review
  • Rekomendasi
  • Emulator

© 2025 gimnoar.com - banyak cerita dari sebuah game