Nama Obsidian Entertainment selama ini identik dengan game RPG berat cerita kompleks, dialog panjang, serta pilihan moral yang memengaruhi jalan cerita. Namun menariknya, di periode ketika Obsidian tetap merilis konten RPG, justru Grounded yang paling banyak mencuri perhatian publik.
Game ini bisa dibilang sebagai langkah “belok arah” dari jalur yang biasa ditempuh Obsidian. Alih-alih RPG naratif, Grounded mengusung genre survival-crafting, di mana pemain berperan sebagai bocah kecil yang menyusut dan harus bertahan hidup di halaman belakang rumah. Sebuah konsep yang terdengar sederhana, namun dieksekusi dengan sangat kreatif.
Secara konsep, Grounded mengingatkan pada film klasik Honey, I Shrunk the Kids. Halaman rumah yang tadinya terlihat biasa berubah menjadi dunia petualangan berbahaya ketika pemain berukuran sekecil serangga. Rumput menjelma seperti hutan lebat, genangan air menjadi danau, dan serangga berubah menjadi monster raksasa.
Pemain harus mengumpulkan makanan, membangun markas, membuat peralatan, serta bertarung melawan berbagai makhluk seperti semut, kumbang, hingga laba-laba raksasa yang jadi mimpi buruk banyak pemain. Uniknya, Grounded berhasil menciptakan atmosfer “ngeri-ngeri sedap” terlihat lucu dan penuh warna, tapi tetap bisa bikin jantungan, terutama saat menghadapi laba-laba berukuran raksasa.
Yang membuat Grounded semakin mengejutkan, game ini sudah terasa solid dan menyenangkan bahkan ketika masih berstatus Early Access. Mekanik survival dan crafting-nya terasa halus, progresnya jelas, dan eksplorasinya selalu memberikan rasa penasaran.
Hal ini membuktikan bahwa Obsidian tidak hanya jago menulis cerita dan dialog panjang, tetapi juga mampu merancang gameplay sistemik yang adiktif. Grounded berkembang pesat berkat masukan komunitas, dan setiap pembaruan membuat game ini terasa semakin matang.
Lewat Grounded, Obsidian menunjukkan bahwa mereka bukan studio satu arah. Dengan tim yang relatif kecil, mereka berhasil menciptakan sesuatu yang berbeda, segar, dan berani, bahkan mampu menjadi favorit banyak pemain dibandingkan proyek RPG besar mereka di periode yang sama.
Grounded bukan hanya sekadar eksperimen, tapi juga bukti bahwa kreativitas dan keberanian keluar dari zona nyaman bisa menghasilkan salah satu game survival paling unik dan berkesan dalam beberapa tahun terakhir.



![[Rumor] Assassin’s Creed Hexe Dirumorkan Hadirkan NPC Mirip Alien, Target Rilis 2027 ?](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/assassins-creed-hexe-concept-leak-350x250.webp)














![[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/dfhgfdgfdg-120x86.jpg)