Industri game kembali diguncang oleh kabar mengejutkan dari Ubisoft. Perusahaan raksasa asal Prancis ini dikabarkan secara resmi membatalkan pengembangan Prince of Persia bersama lima game lainnya, sebuah keputusan besar yang langsung memicu beragam reaksi dari para penggemar. Nasib salah satu IP legendaris Ubisoft pun kembali menjadi tanda tanya, di tengah upaya perusahaan melakukan restrukturisasi dan penyesuaian strategi bisnis.

Ubisoft kembali menjadi sorotan setelah dilaporkan membatalkan pengembangan Prince of Persia bersama lima proyek game lainnya yang sebelumnya tengah digarap secara internal. Keputusan ini disebut sebagai bagian dari langkah restrukturisasi besar-besaran yang dilakukan perusahaan untuk menekan biaya dan memfokuskan sumber daya pada proyek yang dinilai lebih potensial secara komersial.
Pembatalan ini mengejutkan banyak penggemar, terutama karena Prince of Persia merupakan salah satu IP legendaris Ubisoft yang telah lama dinantikan kehadiran seri terbarunya. Meski sebelumnya sempat muncul kabar mengenai proses pengembangan ulang dan pergantian tim, keputusan untuk menghentikan proyek tersebut tetap menjadi pukulan berat bagi komunitas penggemar.
Selain Prince of Persia, lima game lain yang dibatalkan berasal dari berbagai tim dan genre berbeda. Sayangnya, Ubisoft tidak mengungkapkan secara detail judul maupun konsep dari proyek-proyek tersebut. Namun, pihak perusahaan menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah evaluasi mendalam terhadap kondisi pasar dan performa finansial mereka dalam beberapa waktu terakhir.
Ubisoft juga menyatakan bahwa langkah ini tidak hanya berdampak pada proyek game, tetapi turut memengaruhi struktur internal perusahaan, termasuk pengalihan tim pengembang ke proyek lain yang masih berjalan. Fokus utama Ubisoft ke depan adalah memastikan kualitas dan keberlanjutan dari franchise besar mereka seperti Assassin’s Creed, Rainbow Six, dan Far Cry.
Hingga saat ini, Ubisoft belum memberikan pernyataan apakah Prince of Persia akan dihidupkan kembali di masa depan atau benar-benar dihentikan secara permanen. Para penggemar pun hanya bisa berharap IP legendaris tersebut suatu hari nanti kembali mendapatkan kesempatan untuk bersinar.
Pembatalan Prince of Persia bersama lima game lainnya menjadi sinyal kuat bahwa Ubisoft tengah berada dalam fase penentuan arah baru. Meski keputusan ini mengecewakan banyak penggemar, langkah tersebut diharapkan dapat membantu Ubisoft bangkit dan menghadirkan game berkualitas di masa depan. Kini, para penggemar hanya bisa menunggu apakah IP legendaris seperti Prince of Persia akan kembali mendapatkan kesempatan kedua, atau justru menjadi bagian dari sejarah panjang industri game.















![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)

![[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/14901030711713929592-120x86.webp)
![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-120x86.jpg)