Fakta menarik terungkap dari pengembangan Resident Evil Requiem. Dalam sebuah wawancara yang dilansir oleh IGN, sang sutradara Koshi Nakanishi mengungkap bahwa game ini sebenarnya memiliki chapter yang sempat dipotong selama proses pengembangan.
Menurut Nakanishi, Resident Evil Requiem memiliki semacam “phantom chapter 2” bagian cerita yang sempat dibuat namun akhirnya tidak dimasukkan ke versi final game.
Fenomena ini bukan pertama kali terjadi di seri Resident Evil. Nakanishi juga menyinggung bahwa pada Resident Evil 7: Biohazard, ada bagian di Chapter 2 yang dipotong, yaitu area tambahan sebelum pemain memasuki bangunan utama.
Nakanishi menjelaskan bahwa dalam proses pengembangan game, tim sering dihadapkan pada beberapa pilihan penting:
- Memperdalam cerita
- Menambahkan elemen baru
- Atau justru memotong bagian tertentu
Keputusan ini tidak diambil secara sembarangan. Tim developer melalui proses panjang seperti:
- Revisi berulang pada draft awal
- Pengujian pacing cerita
- Evaluasi apakah narasi tersampaikan dengan baik
Menurutnya, penghapusan konten adalah bagian normal dalam produksi kreatif, mirip seperti proses editing dalam film atau penulisan.
Menariknya, Nakanishi menyebut bahwa:
Terkadang hasil akhir justru menjadi lebih baik ketika beberapa bagian dihilangkan.
Meski keputusan ini bisa mengecewakan bagi tim yang sudah mengerjakan konten tersebut, hasil akhir tetap menjadi prioritas utama demi kualitas pengalaman pemain.
Tim developer diketahui merekam, menyusun, dan mengevaluasi berbagai elemen game secara menyeluruh sebelum menentukan versi final. Semua keputusan akhirnya kembali pada satu tujuan:
- Apakah game terasa menarik?
- Apakah pacing-nya pas?
- Apakah pengalaman pemain tetap optimal?
Adanya chapter yang dipotong di Resident Evil Requiem menunjukkan bahwa pengembangan game adalah proses dinamis yang penuh kompromi. Tidak semua konten yang dibuat akan masuk ke versi final, namun keputusan tersebut diambil demi menjaga kualitas keseluruhan game.
Bagi para fans, meski penasaran dengan “chapter yang hilang”, hal ini justru menjadi bukti bahwa developer benar-benar menyempurnakan pengalaman bermain hingga tahap akhir.







![[Review] Nostalgia Kembali Hidup di Assassin’s Creed Black Flag Resynced](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/04/wetewtrw-350x250.jpg)









![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)
