Saat franchise Guitar Hero : On Tour hadir di Nintendo DS, banyak gamer bertanya : gimana caranya main Guitar Hero tanpa gitar plastik? Jawabannya adalah aksesori unik bernama Guitar Grip, lengkap dengan strap dan stylus berbentuk pick gitar.

Hasilnya ? Sebuah eksperimen ambisius yang keren… tapi juga penuh kompromi.
Berbeda dari versi konsol, game ini menggunakan :
- Guitar Grip (4 tombol fret) yang dipasang di slot GBA
- Strap tangan untuk menahan posisi DS
- Stylus berbentuk pick untuk “strum” di layar sentuh
Pemain harus memutar DS ke samping seperti buku, menekan tombol fret dengan satu tangan, dan menggesek layar untuk strumming.
Konsep ini benar-benar kreatif, membawa pengalaman Guitar Hero ke perangkat handheld.
Gameplay : Tetap Seru, Tapi Terasa “Versi Lite”
Secara inti, gameplay masih sama :
- Tekan fret sesuai warna
- Strum mengikuti ritme
- Kumpulkan skor dan combo
Game ini tetap terasa fun, bahkan punya mode seperti guitar battle dan multiplayer lokal.
Namun ada penyederhanaan :
- Hanya 4 tombol fret (bukan 5 seperti versi konsol)
- Setlist lagu lebih sedikit
- Sensasi “jadi gitaris” terasa berkurang
Masalah Utama : Kontrol & Kenyamanan
Di sinilah masalah terbesar muncul.
Banyak reviewer menyoroti :
- Strumming tidak akurat dan sering tidak terbaca
- Terlalu banyak fungsi di layar sentuh bikin kontrol ribet
- Grip bisa longgar atau kurang stabil saat dimainkan
Bahkan dari sisi fisik :
- Tangan cepat pegal
- Posisi main terasa aneh
- Tidak nyaman untuk sesi lama
Singkatnya: inovatif, tapi tidak ergonomis.
Audio & Visual
Untuk ukuran DS :
- Grafis cukup impresif dan penuh warna
- Audio cukup jernih, meski bass terasa lemah
Tetap terasa seperti Guitar Hero, tapi dalam versi portable.
Kelebihan
- Inovasi Guitar Grip yang unik
- Gameplay tetap seru meski disederhanakan
- Bisa multiplayer lokal
- Portabel, bisa main di mana saja
Kekurangan
- Kontrol kurang presisi
- Tidak nyaman untuk sesi lama
- Setlist lagu terbatas
- Sensasi “main gitar” kurang terasa
Guitar Hero : On Tour adalah bukti bahwa game besar bisa dipaksakan masuk ke handheld, dan sebagian berhasil.
Game ini :
- Seru sebagai pengalaman unik
- Kurang optimal sebagai simulasi Guitar Hero sejati
Cocok buat :
- Kolektor game retro
- Fans Guitar Hero yang penasaran
- Gamer yang suka eksperimen unik
Tapi kalau kamu cari pengalaman Guitar Hero terbaik… versi konsol tetap belum tergantikan.
![[Review] Guitar Hero : On Tour (Nintendo DS) + Guitar Grip Strap & Pick – Inovasi Keren, Tapi Nyiksa Tangan ?](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/s-l1200-750x536.jpg)
![[Review] Hold Your King, Co-op Gokil, Pegang Rajamu… atau Persahabatan Hancur !](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/hq720-8-1-350x250.jpg)

![[Review] LOG Rider, Game Co – op Kocak yang Wajib Main Bareng Bestie !](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/capsule_616x353-1-350x250.jpg)








![[Rumor] Nintendo Direct Berikutnya Diprediksi Lebih Seru dan Lebih Besar, Fans Gamer Makin Antusias](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/02/Rumor-Nintendo-Direct-dan-State-of-Play-akan-Hadir-pada-Februari-2026-120x86.webp)




![[Rekomendasi] 5 Senjata Terbaik di Free Fire, Angkat Senjata Mu dan Taklukkan Musuh!](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/Free-Fire-120x86.jpeg)