Sony Interactive Entertainment baru-baru ini melakukan langkah besar dengan menghapus lebih dari 1.000 judul game dari PlayStation Store untuk PS4 dan PS5. Aksi ini mencuri perhatian komunitas karena sebagian besar judul yang dihapus dikenal sebagai game berkualitas rendah atau shovelware yang dinilai memenuhi toko digital tanpa memberikan pengalaman bermain yang bermakna.
Penghapusan besar-besaran ini terutama menimpa semua game yang diterbitkan oleh publisher bernama ThiGamesDE, sebuah pengembang yang dikenal karena merilis ratusan game dengan konten sederhana atau repetitif, banyak di antaranya merupakan seri seperti The Jumping Taco, The Jumping Burger, dan variasinya. Menurut laporan, total sekitar 1.194 game ThiGamesDE telah dihapus dari PlayStation Store secara menyeluruh.
Sebelum penghapusan, ThiGamesDE tercatat sebagai penerbit dengan salah satu katalog terbesar di PlayStation Store, menempati posisi keempat dari seluruh publisher berdasarkan jumlah game yang tersedia. Namun kini, tautan ke halaman game-game tersebut di toko digital berubah menjadi error, menunjukkan bahwa judul-judul itu tidak lagi dapat ditemukan atau dibeli di semua wilayah.
Sebagian besar judul yang lenyap dari PlayStation Store digolongkan sebagai shovelware game yang diproduksi secara massal dengan sedikit usaha atau kualitas rendah. Banyak di antaranya dirancang agar pemain bisa dengan mudah mendapatkan Platinum Trophy dalam waktu singkat, sehingga populer di kalangan pemburu prestasi meski tidak menawarkan gameplay yang memuaskan.
Meskipun Sony sendiri belum memberikan penjelasan resmi tentang alasan di balik penghapusan ini, banyak pengamat dan pengguna menilai langkah tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas katalog PlayStation Store dan mempermudah pemain menemukan game yang benar-benar layak.
Keputusan ini direspons beragam oleh komunitas. Sebagian pemain menyambut baik tindakan Sony, percaya bahwa penghapusan game berkualitas rendah bisa membantu meningkatkan pengalaman pengguna dan kemudahan navigasi di PlayStation Store. Namun bagi sebagian kecil komunitas pemburu Trophy, hilangnya akses ke game-game yang mudah diselesaikan ini juga berarti mereka kehilangan cara cepat untuk menambah koleksi prestasi.
Meski langkah ini tampak sebagai tindakan awal untuk membersihkan toko digital, masih belum jelas apakah Sony akan memperluas kebijakan serupa terhadap game-game lain di masa mendatang. Namun satu hal yang pasti: kolaborasi antara konsol besar seperti Sony, Microsoft, dan Nintendo untuk meningkatkan standar pengalaman pemain kini kian nyata di berbagai aspek platform game modern.
Sony telah menghapus sekitar 1.194 game shovelware dari PlayStation Store, terutama dari publisher ThiGamesDE, dalam langkah yang diduga untuk meningkatkan kualitas katalog dan kenyamanan pengguna.


















![[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/dfhgfdgfdg-120x86.jpg)