Popularitas Windows 11 tampaknya masih belum mampu menyaingi dominasi Windows 10, meskipun Microsoft telah mengakhiri dukungan resmi untuk Windows 10 sejak Oktober 2025. Sejumlah laporan terbaru dari berbagai lembaga riset dan media teknologi menunjukkan bahwa tingkat adopsi Windows 11 terus melambat sementara pengguna Windows 10 tetap bertahan dalam jumlah besar.
Windows 11 Bertumbuh, tapi Tidak Secepat yang Diharapkan
Data analitik global menunjukkan bahwa Windows 11 kini memegang sekitar 53–54% pangsa pasar desktop Windows. Namun, angka tersebut dianggap jauh dari target Microsoft mengingat Windows 11 telah dirilis sejak 2021 dan secara resmi didorong sebagai “pengganti utama” Windows 10.
Di sisi lain, Windows 10 masih menguasai sekitar 42% pasar desktop sebuah angka yang menunjukkan bahwa sistem operasi lama itu belum kehilangan relevansinya. Bahkan di platform game seperti Steam, Windows 10 masih digunakan oleh hampir 30% gamer aktif, meski Windows 11 sudah menjadi OS dominan di kalangan pemain.
Mengapa Banyak Pengguna Menolak Beralih ke Windows 11?
Beberapa alasan utama mempertahankan Windows 10 kembali disebut dalam laporan:
1. Syarat Hardware Windows 11 Terlalu Ketat
Banyak PC, terutama perangkat keluaran beberapa tahun lalu, gagal memenuhi standar seperti TPM 2.0 dan prosesor generasi baru. Hal ini membuat pengguna harus membeli perangkat baru hanya untuk bisa upgrade sesuatu yang enggan dilakukan sebagian besar pengguna.
2. Windows 10 Masih Stabil dan “Cukup”
Sebagian besar pengguna merasa Windows 10 masih sangat fungsional dan nyaman dipakai, sehingga tidak ada kebutuhan mendesak untuk pindah.
3. Perusahaan Tidak Siap Migrasi
Menurut laporan dari Dell dan TechRadar, banyak perusahaan menunda perpindahan karena biaya migrasi, pengujian aplikasi, dan penyesuaian sistem kerja.
4. Kurangnya Fitur yang Dianggap Revolusioner
Walaupun Windows 11 membawa desain baru, AI Copilot, dan peningkatan keamanan, banyak pengguna merasa fitur tersebut belum cukup kuat untuk memaksa mereka beralih.
Dampak ke Industri PC dan Ekosistem Windows
Lambatnya adopsi Windows 11 turut mempengaruhi penjualan perangkat baru. Produsen PC menyebutkan bahwa permintaan pasar tetap datar meski dukungan Windows 10 berakhir, karena pengguna cenderung “bertahan” dengan perangkat lama.
Bagi perusahaan software dan gamer, fenomena ini berarti Windows 10 masih akan tetap hadir dalam waktu yang lebih lama daripada yang Microsoft harapkan.
Windows 10 Masih Belum Tergantikan
Meski Windows 11 sudah menjadi wajah baru sistem operasi Microsoft, Windows 10 terbukti masih sangat kuat. Kombinasi faktor kenyamanan, kompatibilitas, dan keterbatasan hardware membuat banyak pengguna memilih menunggu sebelum pindah.
Windows 11 mungkin adalah masa depan, tetapi Windows 10 jelas belum siap ditinggalkan.















![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)

![[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/14901030711713929592-120x86.webp)
![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-120x86.jpg)