Lewat wawancara dengan Nintendo Life, Naoki Hamaguchi menjelaskan bahwa jarak rilis sekitar lima bulan antara Final Fantasy VII Remake dan Final Fantasy VII Rebirth di Nintendo Switch 2 memang sudah direncanakan sejak awal.
Menurutnya, kedua game ini tidak dilihat sebagai proyek terpisah. Sebaliknya, Remake dan Rebirth dirancang sebagai satu perjalanan yang saling terhubung. Remake berperan sebagai fondasi dengan fokus pada cerita dan karakter, sementara Rebirth melanjutkannya dengan dunia yang lebih luas dan eksplorasi yang lebih bebas.
Karena keduanya merupakan versi port, proses rilisnya bisa dibuat lebih dekat. Tujuannya jelas, yaitu menjaga alur cerita tetap terasa menyambung tanpa jeda terlalu lama, sehingga pemain masih terbawa suasana saat melanjutkan ke bagian berikutnya.
Pendekatan ini juga menjadi langkah penting menuju Part 3. Dengan ritme rilis yang lebih rapat, Square Enix ingin memastikan keseluruhan proyek Final Fantasy VII Remake terasa seperti satu pengalaman utuh, bukan sekadar game yang berdiri sendiri.











![[Rumor] Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Disebut Bakal Mahal Gara – Gara Teknologi 2nm](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/1465754_720-120x86.jpg)






![[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/dfhgfdgfdg-120x86.jpg)