Beberapa game horror baru-baru ini kembali memicu fenomena menarik di platform Steam: sejumlah pemain justru memberikan review negatif bukan karena bug atau performa buruk melainkan karena merasa game tersebut terlalu scary.

Hal ini bukan kejadian satu dua kali saja. Bahkan di forum seperti Reddit, banyak developer dan pemain yang membagikan pengalaman lucu soal komentar pemain yang memberikan rating rendah karena game “terlalu menakutkan”.
Dalam thread populer di Reddit, beberapa user mengunggah potongan review dari Steam yang hanya berisi komentar seperti:
“Game ini terlalu scary.”
“Aku takut mainnya.”
“Aku cuma main 3 jam, ini gak buat aku.”
Yang lucu: banyak dari komentar tersebut ditulis oleh pemain yang baru sekitar 1–3 jam pertama permainan, bahkan belum melewati tahap awal cerita maupun mekanik penuh game horror yang sebenarnya dirancang untuk jadi seram.
Fenomena ini sering dibahas di komunitas indie dev karena menunjukkan bahwa terkadang Steam Reviews bisa dipengaruhi opini yang subjektif dan tidak selalu menggambarkan kualitas game secara objektif terutama jika orang itu baru berada di early hours game.
Ada beberapa alasan kenapa hal ini bisa terjadi:
1. Game Horor Sebenarnya Memang Ditujukan untuk Takut
Game horror dibuat untuk menciptakan atmosfer tegang, jumpscare, dan rasa takut sebagai bagian dari pengalaman. Kondisi ini justru jadi alasan kenapa banyak pemain yang mengeluh, padahal itu memang fungsi genre tersebut.
2. Banyak Review Ditulis Terlalu Cepat
Sebagian komentar yang mengeluhkan game karena “terlalu scary” datang dari pemain yang baru bermain 2–5 jam pertama, sehingga belum benar-benar memahami ritme, pacing, atau lore yang justru membuat game terasa “lebih masuk akal” setelah progres lanjut.
Secara praktis, review yang terlalu subjektif seperti ini bisa membentuk opini awal game di Steam khususnya bagi calon pembeli yang hanya melihat jumlah percent positive tanpa melihat konten komentarnya.
Namun komunitas juga tahu bahwa beberapa review seperti ini lebih menunjukkan pengalaman pribadi, bukan masalah objektif pada game — seperti bug, crash, atau sistem gameplay yang rusak.
Diskusi di Reddit menunjukkan bahwa review berjudul “too scary” sering kali justru menghibur komunitas, karena pemain dan developer saling tertawa melihat komentar yang sama sekali bukan review yang konstruktif.
Beberapa pemain juga menyebut hal ini sebagai contoh klasik dari review yang sebenarnya tidak memberi insight bagi orang lain yang ingin tahu tentang kualitas game secara teknis.
Game horror pada dasarnya memang dibuat untuk memberikan rasa takut dan ketegangan jadi wajar jika beberapa orang merasa kaget atau takut di early gameplay.
Review yang mengeluh karena “terlalu scary” biasanya subjektif dan tidak mencerminkan mekanik atau kualitas keseluruhan game.
Kamu tetap bisa lihat review yang lebih mendalam dan menunggu komentar dari pemain yang sudah lebih jauh dalam cerita sebelum memutuskan ingin membeli atau tidak.















![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)

![[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/14901030711713929592-120x86.webp)
![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-120x86.jpg)