Nama cosplayer Larissa Rochefort kembali menjadi perbincangan hangat di Facebook. Kali ini bukan karena proyek terbaru, melainkan karena unggahan lama dari tahun 2024 yang kembali beredar dan viral.

Postingan tersebut diunggah oleh akun Facebook Edward Lynn pada 25 April 2024. Dalam foto yang kini ramai dibagikan ulang, Larissa terlihat berpose mengenakan kostum merah elegan yang terinspirasi dari karakter Ada Wong, di depan poster bertema Resident Evil Requiem.
Namun yang membuat heboh bukan sekadar cosplay-nya melainkan komentar dan reaksi netizen yang menyoroti penampilan Larissa yang dianggap tampil “tanpa filter”.
Dalam unggahan tersebut, Edward Lynn menuliskan caption:
“Tidak sesuai harapan…
Harusnya manggil model populer aja mwekkekek”
Caption bernada bercanda itu justru memicu berbagai reaksi dari warganet.
Data interaksi di Facebook menunjukkan angka yang cukup besar:
-
1,4 ribu lebih reaksi
-
3,1 ribu komentar
-
1,9 ribu kali dibagikan
Angka ini membuat postingan lama tersebut kembali muncul di berbagai grup dan forum game serta cosplay.
Sebelumnya, Larissa Rochefort sempat tampil sebagai Eve dari Stellar Blade. Namun dalam unggahan lama yang kembali viral, fotonya disebut “ditimpa” menjadi Ada Wong.
Beberapa komentar yang muncul di Facebook antara lain:
-
“Padahal udah bagus kok, kenapa dibilang nggak sesuai harapan?”
-
“Cosplay itu soal effort, bukan cuma muka.”
-
“Menurut gue sih tetap mirip vibe Ada Wong.”
-
“Netizen emang nggak pernah puas.”
Sebagian netizen membela Larissa dan menganggap komentar negatif sebagai hal yang berlebihan. Ada juga yang menilai ekspektasi publik seringkali terlalu tinggi terhadap cosplayer, apalagi jika membawakan karakter ikonik seperti Ada Wong.
Kasus ini kembali memunculkan diskusi soal standar visual dan ekspektasi netizen terhadap cosplayer. Di era media sosial, penggunaan filter dan editing sudah menjadi hal umum. Ketika seseorang tampil lebih natural, perbandingan pun sering tak terhindarkan.
Beberapa warganet bahkan menyebut bahwa:
“Tanpa filter pun masih terlihat effort dan detail kostumnya jelas.”
Di sisi lain, ada juga komentar yang menyebut bahwa karakter seperti Ada Wong memiliki citra glamor dan misterius yang sulit ditiru tanpa pencahayaan dan editing profesional.
Alasan postingan ini kembali ramai diduga karena:
-
Nama Larissa Rochefort kembali disebut di beberapa grup cosplay.
-
Perbandingan dengan karakter lain yang pernah ia bawakan.
-
Diskusi soal “ekspektasi vs realita” dalam dunia cosplay.
- Gagal ikut Launch Resident Evil 9
Topik ini cepat menyebar karena menyentuh dua komunitas besar sekaligus: gamer dan pecinta cosplay.
Terlepas dari pro dan kontra, satu hal yang jelas: diskusi soal cosplay dan standar visual di media sosial selalu menarik perhatian publik.
Apakah ini sekadar candaan yang dibesar-besarkan? Atau memang ekspektasi netizen sudah terlalu tinggi?
Yang pasti, angka ribuan komentar dan hampir dua ribu kali dibagikan membuktikan bahwa topik ini sukses memancing perhatian besar di Facebook.














![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)

![[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/14901030711713929592-120x86.webp)
![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-120x86.jpg)