Gimnoar
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • PC
  • PS
    • PS 1
    • PS 2
    • PS 3
    • PS 4
    • PS 5
    • PS 6 soon
  • Nintendo
    • Nintendo 64
    • Nintendo DS
    • Wii
    • Nintendo Switch
  • Xbox
    • Xbox 360
    • Xbox One
    • Xbox Series X/S
  • Android
  • Tech
  • Review
  • Rekomendasi
  • Emulator
Gimnoar
  • Home
  • Berita
  • PC
  • PS
    • PS 1
    • PS 2
    • PS 3
    • PS 4
    • PS 5
    • PS 6 soon
  • Nintendo
    • Nintendo 64
    • Nintendo DS
    • Wii
    • Nintendo Switch
  • Xbox
    • Xbox 360
    • Xbox One
    • Xbox Series X/S
  • Android
  • Tech
  • Review
  • Rekomendasi
  • Emulator
Gimnoar
Home Berita

Dari Resident Evil 6 hingga Resident Evil Requiem, Bagaimana Era Keemasan Capcom Terjadi

Maret 3, 2026
in Berita
0 0
0
Dari Resident Evil 6 hingga Resident Evil Requiem, Bagaimana Era Keemasan Capcom Terjadi
0
SHARES
11
VIEWS
Berbagi di FacebookBerbagi di WhatsAppBerbagi di Telegram

Perjalanan Capcom dalam satu dekade terakhir bisa dibilang sebagai salah satu kisah “kebangkitan” paling sukses di industri game. Jika melihat kembali ke era Resident Evil 6 pada 2012, banyak penggemar menilai seri survival horror legendaris tersebut mulai kehilangan identitasnya.

Fokus pada aksi berlebihan dan skala bombastis memang ambisius, namun respons kritikus dan sebagian fans terbilang campur aduk.

Namun justru dari titik inilah transformasi besar Capcom dimulai.

Titik Balik : Kembali ke Akar Horor

Capcom menyadari bahwa kekuatan utama Resident Evil bukan sekadar aksi, melainkan atmosfer mencekam, eksplorasi terbatas, dan manajemen sumber daya. Transformasi itu terlihat jelas ketika mereka merilis Resident Evil 7 : Biohazard pada 2017.

Dengan sudut pandang first-person dan nuansa horor yang lebih intim, RE7 sukses mengembalikan identitas franchise. Tidak hanya mendapat pujian kritis, game ini juga membuktikan bahwa Capcom berani mengambil risiko kreatif demi memperbaiki reputasi seri.

Langkah ini diperkuat oleh kesuksesan remake modern seperti Resident Evil 2 dan Resident Evil 4, yang memadukan nostalgia dengan teknologi dan desain gameplay modern.

RE Engine : Fondasi Kesuksesan

Salah satu kunci utama era keemasan Capcom adalah pengembangan RE Engine. Engine ini memungkinkan visual realistis, performa stabil, dan efisiensi pengembangan lintas platform. Tidak hanya digunakan untuk Resident Evil, RE Engine juga menjadi fondasi bagi franchise lain seperti Devil May Cry 5 dan seri Monster Hunter modern.

Konsistensi kualitas inilah yang membuat Capcom berbeda dari masa sebelumnya. Alih-alih merilis banyak judul dengan kualitas tidak merata, mereka mulai fokus pada produksi yang lebih terarah dan matang.

Strategi Remake dan Kepercayaan Fans

Capcom juga cerdas dalam memanfaatkan nostalgia. Alih-alih sekadar remaster, mereka membangun ulang game klasik dari nol dengan pendekatan modern. Hasilnya? Penjualan tinggi dan kepercayaan komunitas kembali meningkat drastis.

Strategi ini menciptakan siklus positif: kualitas meningkat → penjualan naik → investasi teknologi bertambah → kualitas makin konsisten.

Menuju Resident Evil Requiem

Kini, menjelang Resident Evil Requiem, banyak pihak melihat game ini sebagai simbol puncak era baru Capcom. Setelah sukses membangun kembali reputasi lewat RE7, Village, dan berbagai remake, Requiem dipandang sebagai kelanjutan ambisi besar mereka, baik dari sisi cerita, teknologi, maupun skala produksi.

Jika RE6 dulu dianggap sebagai masa ketika seri kehilangan arah, maka Requiem justru hadir di saat Capcom berada dalam kondisi paling stabil dan percaya diri.

Era Keemasan yang Dibangun dari Evaluasi Diri

Kebangkitan Capcom bukanlah kebetulan. Mereka belajar dari kritik, berani mengubah arah, berinvestasi pada teknologi internal, serta menjaga kualitas rilis secara konsisten. Dari kontroversi Resident Evil 6 hingga antusiasme menyambut Resident Evil Requiem, perjalanan ini menunjukkan bagaimana sebuah perusahaan bisa bangkit dengan strategi yang tepat.

Banyak analis kini menyebut periode 2017–2026 sebagai “era keemasan modern” Capcom, dan jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin perusahaan asal Jepang ini akan mempertahankan dominasinya di genre action dan survival horror untuk tahun-tahun mendatang.

Pada akhirnya, perjalanan dari Resident Evil 6 hingga Resident Evil Requiem bukan sekadar evolusi sebuah franchise, melainkan bukti nyata bagaimana Capcom mampu bangkit dari kritik dan menjadikannya fondasi untuk perubahan besar. Dengan keberanian kembali ke akar horor, investasi pada teknologi seperti RE Engine, serta strategi remake yang cerdas, Capcom berhasil membangun kembali kepercayaan para penggemarnya.

Kini, di tengah antusiasme menyambut Requiem, Capcom berdiri sebagai salah satu publisher paling konsisten dalam menghadirkan kualitas. Jika tren positif ini terus berlanjut, maka era keemasan mereka bukan hanya sebuah fase sementara, melainkan standar baru yang akan sulit ditandingi di industri game modern.

Hady Bs

Hady Bs

Related Posts

Goddess of Victory: NIKKE Tembus Pendapatan Fantastis, Jepang Jadi Pasar Terbesar
Berita

Goddess of Victory: NIKKE Tembus Pendapatan Fantastis, Jepang Jadi Pasar Terbesar

Mei 20, 2026
ARC Raiders Mulai Gunakan Denuvo Anti-Cheat, Komunitas PC Langsung Heboh
Berita

ARC Raiders Mulai Gunakan Denuvo Anti-Cheat, Komunitas PC Langsung Heboh

Mei 20, 2026
Fortnite Resmi Kembali ke App Store di Seluruh Dunia Setelah Drama Panjang dengan Apple
Berita

Fortnite Resmi Kembali ke App Store di Seluruh Dunia Setelah Drama Panjang dengan Apple

Mei 20, 2026
Valve Tarik Game Horror Beyond The Dark dari Steam Setelah Ditemukan Malware Pencuri Data
Berita

Valve Tarik Game Horror Beyond The Dark dari Steam Setelah Ditemukan Malware Pencuri Data

Mei 20, 2026
Game Dungeons & Dragons Buatan Giant Skull Resmi Dibatalkan, Apa yang Sebenarnya Terjadi ?
Berita

Game Dungeons & Dragons Buatan Giant Skull Resmi Dibatalkan, Apa yang Sebenarnya Terjadi ?

Mei 20, 2026
Krafton Klaim Bonus Rp1 Miliar per Bayi Berhasil Dongkrak Angka Kelahiran Karyawan
Berita

Krafton Klaim Bonus Rp1 Miliar per Bayi Berhasil Dongkrak Angka Kelahiran Karyawan

Mei 20, 2026

POSTINGAN POPULER

Menolak Pensiun, Capcom Siap Bawa Leon Kembali Bahkan di Usia 70 Tahun

Menolak Pensiun, Capcom Siap Bawa Leon Kembali Bahkan di Usia 70 Tahun

Mei 9, 2026
Pokémon Resmi Gandeng Happy Asmara untuk Video Musik Spesial “Kopi Dangdut,ver. Goyang HEPIKA”

Pokémon Resmi Gandeng Happy Asmara untuk Video Musik Spesial “Kopi Dangdut,ver. Goyang HEPIKA”

Mei 20, 2026
Terraria Resmi Tembus 70 Juta Kopi Penjualan, Pemain PC Rata-Rata Habiskan Lebih dari 100 Jam Bermain

Terraria Resmi Tembus 70 Juta Kopi Penjualan, Pemain PC Rata-Rata Habiskan Lebih dari 100 Jam Bermain

Mei 18, 2026
Seorang Fans Berhasil Membuat “Resident Good 4” Menggunakan AI

Seorang Fans Berhasil Membuat “Resident Good 4” Menggunakan AI

April 30, 2026
Cara Kerja Opsi Romansa di The Blood of Dawnwalker dengan Sistem Kalender yang Unik

Cara Kerja Opsi Romansa di The Blood of Dawnwalker dengan Sistem Kalender yang Unik

April 29, 2026
Goddess of Victory: NIKKE Tembus Pendapatan Fantastis, Jepang Jadi Pasar Terbesar

Goddess of Victory: NIKKE Tembus Pendapatan Fantastis, Jepang Jadi Pasar Terbesar

Mei 20, 2026

REKOMENDASI GAME

ONE MOVE AWAY, Game Simulasi Pindah Rumah yang Bikin Nyusun Barang Jadi Puzzle Super Nagih

ONE MOVE AWAY, Game Simulasi Pindah Rumah yang Bikin Nyusun Barang Jadi Puzzle Super Nagih

Mei 19, 2026
Granblue Fantasy : Relink, Endless Ragnarok Bagi Banyak Detail Baru, Pre – Order Kini Sudah Dibuka

Granblue Fantasy : Relink, Endless Ragnarok Bagi Banyak Detail Baru, Pre – Order Kini Sudah Dibuka

Mei 14, 2026
LiberNovo Resmi Perkenalkan Kursi Gaming Maxis untuk Pengguna Bertubuh Tinggi dan Besar

LiberNovo Resmi Perkenalkan Kursi Gaming Maxis untuk Pengguna Bertubuh Tinggi dan Besar

Mei 14, 2026
Server Game Windrose Jebol, Jumlah Player Meledak Sampai Developer Kewalahan

Server Game Windrose Jebol, Jumlah Player Meledak Sampai Developer Kewalahan

Mei 11, 2026
PACS : Post Apocalypse Courier Service, Sensasi Mabar Jadi Kurir di Dunia Setelah Kiamat

PACS : Post Apocalypse Courier Service, Sensasi Mabar Jadi Kurir di Dunia Setelah Kiamat

Mei 11, 2026
[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite

[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite

Mei 9, 2026
Gimnoar

© 2025 gimnoar.com - banyak cerita dari sebuah game

KUNJUNGI SITUS

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • PC
  • PS
    • PS 1
    • PS 2
    • PS 3
    • PS 4
    • PS 5
    • PS 6 soon
  • Nintendo
    • Nintendo 64
    • Nintendo DS
    • Wii
    • Nintendo Switch
  • Xbox
    • Xbox 360
    • Xbox One
    • Xbox Series X/S
  • Android
  • Tech
  • Review
  • Rekomendasi
  • Emulator

© 2025 gimnoar.com - banyak cerita dari sebuah game