Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkap bahwa pihak Steam telah menyampaikan permintaan maaf melalui email terkait polemik penerapan rating Indonesia Game Rating System yang sempat menjadi sorotan.
Menurut Komdigi, masalah ini terjadi akibat miskomunikasi antara sistem Steam dan IGRS yang ternyata belum terintegrasi sepenuhnya.
Komdigi menjelaskan bahwa saat ini terdapat dua sistem yang berjalan secara terpisah, yakni sistem milik IGRS dan sistem internal Steam. Karena belum terhubung, proses penilaian yang muncul di Steam masih menggunakan metode self-assessment dari pihak platform.
Hal inilah yang kemudian memicu ketidaksesuaian rating pada sejumlah game.
Lebih lanjut, Komdigi menyebut bahwa Steam melewati satu tahapan penting dalam proses implementasi. Seharusnya, sebelum menampilkan rating, pihak platform wajib:
- Mengirim laporan terlebih dahulu ke Komdigi
- Menunggu persetujuan sebelum uji coba dijalankan
Namun, langkah tersebut disebut tidak dilakukan, padahal implementasi masih berada dalam tahap uji coba dan belum didukung kerja sama resmi.
Akibat kesalahan tersebut, rating IGRS yang sempat muncul di Steam akhirnya ditarik kembali. Komdigi juga berencana mengadakan pertemuan lanjutan dengan pihak terkait untuk melakukan klarifikasi lebih mendalam.
Saat ini, sistem rating di Steam telah kembali menggunakan standar PEGI.
Meski situasi sudah mereda, belum ada kepastian apakah IGRS akan kembali diterapkan di Steam setelah proses perbaikan selesai.
Banyak pihak kini menunggu kejelasan lanjutan, terutama terkait kesiapan sistem agar tidak kembali menimbulkan kebingungan di kalangan gamer.


















![[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/dfhgfdgfdg-120x86.jpg)