Capcom baru saja mengumumkan bahwa Monster Hunter Rise berhasil terjual lebih dari 12 juta kopi di seluruh dunia. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun resmi Monster Hunter di media sosial, lengkap dengan ilustrasi spesial sebagai bentuk apresiasi kepada para pemain.

Dalam pernyataannya, tim Monster Hunter menyampaikan rasa terima kasih kepada para Hunter atas dukungan dan semangat mereka:
“Monster Hunter Rise has now sold more than 12 million units worldwide, and we couldn’t have done it without you our amazing Hunters!”
Keberhasilan ini semakin menegaskan posisi Monster Hunter Rise sebagai salah satu seri paling sukses dalam franchise Monster Hunter.
Namun di tengah perayaan tersebut, sebuah komentar dari salah satu pengguna media sosial memicu perdebatan di komunitas.
Komentar tersebut menyebut bahwa banyak pemain Barat membeli Rise karena elemen seperti Palamute (anjing pendamping), Wirebug, serta gerakan ninja yang dianggap “terlihat seperti anime”. Ia bahkan menyatakan bahwa Rise bukan dibuat untuk penggemar lama Monster Hunter, melainkan untuk menarik pemain asing.
Pernyataan ini langsung memicu diskusi panjang di kalangan penggemar.
Sejak perilisannya, Monster Hunter Rise memang membawa sejumlah perubahan besar dibanding seri sebelumnya seperti Monster Hunter World. Beberapa fitur yang menjadi sorotan antara lain:
-
Sistem Wirebug yang memungkinkan mobilitas vertikal dan manuver cepat
-
Kehadiran Palamute sebagai tunggangan sekaligus partner bertarung
-
Nuansa estetika Jepang dengan tema desa Kamura
Sebagian fans lama merasa perubahan ini membuat gameplay lebih cepat dan “arcade-like”, sementara yang lain justru memuji inovasi tersebut karena membuat seri lebih dinamis dan modern.
Terlepas dari perdebatan, angka penjualan 12 juta kopi menunjukkan bahwa Monster Hunter Rise diterima luas oleh pasar global. Game ini juga berhasil memperluas basis pemain Monster Hunter ke audiens baru tanpa sepenuhnya meninggalkan identitas berburu monster yang menjadi ciri khas seri tersebut.
Faktanya, ekspansi Sunbreak pun mendapat sambutan positif dan turut mendorong umur panjang game ini.
Kontroversi ini kembali mengingatkan bahwa franchise besar seperti Monster Hunter kini memiliki komunitas global yang sangat beragam. Perbedaan preferensi antara pemain lama dan pemain baru menjadi bagian dari dinamika alami sebuah seri yang terus berkembang.
Pada akhirnya, pencapaian 12 juta kopi menjadi bukti bahwa Monster Hunter Rise berhasil menjangkau audiens luas baik penggemar lama maupun pemain generasi baru.















![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)

![[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/14901030711713929592-120x86.webp)
![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-120x86.jpg)