Meski menjadi salah satu game gacha paling sukses di dunia, Genshin Impact tidak lepas dari kritik. Salah satu label yang paling sering disematkan komunitas adalah: “pelit” atau “kikir”. Berikut beberapa alasan utama kenapa stigma tersebut terus melekat.

1. Hadiah Login & Event Terasa Minim
Dibandingkan banyak game gacha lain, hadiah login harian Genshin terbilang biasa saja. Bahkan di event besar seperti anniversary, pemain sering merasa jumlah Primogem gratis yang diberikan tidak sebanding dengan pendapatan besar yang diraih HoYoverse.
Banyak game gacha lain justru lebih royal saat perayaan besar, sementara Genshin cenderung konservatif.
2. Sistem Gacha Mahal dan Lambat
Untuk melakukan 1x pull dibutuhkan 160 Primogem, dan untuk mencapai pity 90 pull, pemain harus mengumpulkan jumlah yang sangat besar. Tanpa top-up, proses ini bisa memakan waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.
Bagi pemain F2P, mendapatkan karakter limited sering terasa seperti perjuangan panjang.
3. Tidak Ada Daily Free Pull
Berbeda dengan beberapa game gacha lain yang memberi free summon harian, Genshin Impact sama sekali tidak menyediakan mekanisme tersebut. Semua pull tetap bergantung pada Primogem, baik gratis maupun berbayar.
Hal ini membuat progres gacha terasa lebih lambat dibanding kompetitor.
4. Resource Endgame Terbatas
Setelah mencapai endgame, sumber Primogem menjadi sangat terbatas. Aktivitas rutin seperti:
-
Daily Commission
-
Spiral Abyss
-
Event musiman
sering dianggap tidak cukup signifikan untuk mengejar banner baru secara konsisten.
5. Anniversary Kontroversial
Momen anniversary Genshin Impact hampir selalu memicu drama. Pada beberapa tahun awal, hadiah yang diberikan dianggap jauh dari ekspektasi komunitas global, bahkan sempat memicu review bomb di platform aplikasi.
Meski kualitas konten tinggi, banyak pemain merasa apresiasi terhadap komunitas kurang terasa.
6. Skin Berbayar Tanpa Alternatif Gratis
Kostum karakter di Genshin sebagian besar hanya bisa dibeli dengan uang asli. Tidak ada sistem grind jangka panjang untuk mendapatkan skin premium secara gratis, yang kembali memperkuat citra “pelit”.
7. Perbandingan dengan Game HoYoverse Lain
Menariknya, game HoYoverse lain seperti Honkai Star Rail sering dianggap jauh lebih royal, baik dari segi Stellar Jade, event reward, maupun gift versi update. Hal ini membuat pemain bertanya-tanya kenapa Genshin terasa lebih menahan diri.
Tapi… Kikir atau Konsisten?
Di sisi lain, pendukung Genshin berargumen bahwa:
-
Kualitas update selalu stabil
-
Konten eksplorasi gratis sangat besar
-
Tidak ada power creep ekstrem
HoYoverse memilih model jangka panjang yang aman, meski harus mengorbankan kesan “royal”.


![[Review] Hold Your King, Co-op Gokil, Pegang Rajamu… atau Persahabatan Hancur !](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/hq720-8-1-350x250.jpg)
![[Review] Guitar Hero : On Tour (Nintendo DS) + Guitar Grip Strap & Pick – Inovasi Keren, Tapi Nyiksa Tangan ?](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/s-l1200-350x250.jpg)

![[Review] LOG Rider, Game Co – op Kocak yang Wajib Main Bareng Bestie !](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/capsule_616x353-1-350x250.jpg)










![[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/dfhgfdgfdg-120x86.jpg)
