Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah pengguna Steam di Indonesia telah mencapai sekitar 1,4 juta pengguna. Angka ini terbilang cukup besar, namun masih kalah dibandingkan pertumbuhan di negara lain seperti China yang mengalami peningkatan signifikan.

Meski Indonesia menunjukkan pertumbuhan, basis pengguna aktif Steam secara global masih didominasi oleh wilayah Eropa.
Hal ini menunjukkan bahwa pasar PC gaming di Indonesia masih dalam tahap berkembang dan belum menjadi pemain utama di skala global.
Menariknya, tren di dalam negeri menunjukkan bahwa sebagian besar gamer Indonesia terutama kalangan anak muda masih lebih memilih platform mobile dibandingkan PC.
Beberapa faktor yang memengaruhi kondisi ini antara lain:
- Harga perangkat PC yang relatif mahal
- Akses yang lebih mudah ke smartphone
- Game mobile yang lebih ringan dan gratis dimainkan
Situasi ini juga berdampak pada berbagai kebijakan dan implementasi, termasuk sistem rating game seperti yang sempat ramai dibahas.
Dengan dominasi pengguna mobile yang sangat besar (bahkan disebut mencapai puluhan juta), kebijakan terkait game di Indonesia harus mempertimbangkan:
- Perbedaan platform (PC vs mobile)
- Skala jumlah pengguna
- Segmentasi usia pemain
Walau jumlah pengguna Steam di Indonesia terus bertumbuh, pasar gaming nasional masih sangat didominasi oleh platform mobile.
Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi industri game, baik untuk developer, publisher, maupun regulator dalam menentukan arah kebijakan ke depan.















![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)

![[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/14901030711713929592-120x86.webp)
![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-120x86.jpg)