Game FPS legendaris Point Blank kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan ekosistem esports di Indonesia. Melalui roadmap kompetisi terbaru untuk tahun 2026, pengembang dan publisher Zepetto Interactive menghadirkan struktur turnamen yang lebih jelas dan berjenjang, mulai dari level komunitas hingga profesional.

Roadmap ini dirancang untuk memberikan jalur kompetitif yang lebih konsisten sepanjang tahun bagi para pemain, yang dikenal sebagai “Troopers”. agar dapat berkembang dari pemain amatir hingga level internasional.
Sistem Kompetisi Lebih Terstruktur
Dalam roadmap 2026, struktur turnamen dibuat lebih sederhana namun tetap kompetitif. Beberapa turnamen utama seperti Point Blank Rising Star (PBRS) dan Point Blank Star Battle (PBSB) kini menggunakan format dua musim (season) dalam satu tahun, sehingga memberikan lebih banyak kesempatan bagi tim untuk bersaing.
Kompetisi awal dimulai dari PBRS Season 1 2026, yang digelar secara online dan terbuka untuk pemain rookie di seluruh Indonesia. Delapan tim terbaik dari turnamen ini akan melaju ke PBSB Season 1, yang menjadi ajang pembuktian bagi tim-tim yang ingin menembus level profesional.
PBSB Season 1 sendiri akan diikuti oleh 16 tim yang berasal dari berbagai jalur kualifikasi, termasuk tim terbaik dari Point Blank National Championship (PBNC) sebelumnya.
Turnamen Komunitas dan Mahasiswa
Selain jalur utama, roadmap 2026 juga memperkuat kompetisi di level komunitas dan kampus. Beberapa turnamen yang menjadi bagian dari ekosistem tersebut antara lain :
-
Point Blank Unity Tournament (PBUT) : turnamen dengan konsep tim campuran pria dan wanita.
-
Point Blank Campus Tournament (PBCT) : kompetisi khusus bagi mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia.
Dua turnamen ini juga berfungsi sebagai jalur tambahan menuju PBSB, sehingga membuka peluang lebih luas bagi pemain baru untuk masuk ke scene profesional.
Konsep Baru untuk Komunitas Clan
Roadmap 2026 juga menghadirkan perubahan pada turnamen komunitas Point Blank Clan Battle (PBCB). Kini, kompetisi tersebut mengusung konsep “King of Map”, di mana setiap bulan pertandingan akan fokus pada satu map tertentu untuk menentukan clan terbaik pada map tersebut.
Clan pemenang bahkan berkesempatan menampilkan logo mereka di layar loading map dalam game, memberikan pengakuan khusus bagi komunitas yang berhasil menjadi penguasa map tersebut.
Menuju Kompetisi Regional dan Dunia
Ekosistem kompetitif ini nantinya akan berujung pada turnamen yang lebih besar di tingkat regional dan internasional. Salah satunya adalah Point Blank Southeast Asia (PBSEA) yang mempertemukan tim terbaik dari berbagai negara Asia Tenggara.
Di level tertinggi, tim terbaik dari setiap negara akan bertarung di Point Blank International Championship (PBIC) untuk memperebutkan gelar juara dunia.
Upaya Memperkuat Ekosistem Esports
Dengan roadmap baru ini, Point Blank berupaya mempertahankan posisinya sebagai salah satu game FPS dengan komunitas esports yang kuat di Indonesia. Sistem kompetisi yang lebih terstruktur memungkinkan pemain baru memiliki jalur jelas untuk berkembang dari turnamen komunitas hingga panggung internasional.


















![[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/dfhgfdgfdg-120x86.jpg)