Proyek berikutnya dari waralaba legendaris Assassin’s Creed Hexe semakin menarik perhatian di dalam internal Ubisoft sendiri, bukan hanya penggemar, tetapi juga para pengembang yang bekerja di berbagai divisi studio tersebut. Meskipun detail resmi tentang game ini masih relatif sedikit.

kabar terbaru menyebut bahwa Hexe menunjukkan potensi besar dan menjadi proyek yang “semua orang ingin kerjakan” di Ubisoft karena kualitasnya yang dianggap luar biasa oleh tim internal.
Proyek Hexe : Fokus Horor dan Narasi Unik
Assassin’s Creed Hexe dikembangkan sebagai judul yang cukup berbeda dari entri Assassin’s Creed terdahulu. Alih‑alih mengikuti formula dunia terbuka klasik yang biasanya lekat dengan seri ini, Hexe dilaporkan menggabungkan elemen suasana gelap dan misteri supranatural, dengan latar abad ke‑16 yang berhubungan dengan perburuan penyihir dan aspek naratif yang intens. Hal ini memberi nuansa baru yang segar dan dianggap menarik untuk digarap oleh para developer yang biasanya fokus pada produksi judul lain.
Salah satu alasan menariknya Hexe adalah karena pendekatan gameplay dan narasinya yang berbeda, fokus pada atmosfer lebih kecil dan terfokus ketimbang dunia luas tradisional, serta tema supernatural yang menjanjikan pengalaman lebih “berbeda” dari seri Assassin’s Creed sebelumnya.
Antusiasme Internal Terhadap Proyek Ini
Menurut laporan, banyak pengembang di Ubisoft telah menunjukkan minat kuat untuk bekerja dalam tim Hexe, bahkan setelah berita terkait perubahan kepemimpinan dalam proyek tersebut. Meski Clint Hocking, yang sempat memimpin Hexe, telah meninggalkan Ubisoft sebagai bagian dari restrukturisasi yang lebih luas, proyeknya tetap berjalan dengan keyakinan tinggi dari tim.
Insider industri bernama Tom Henderson menyatakan bahwa Assassin’s Creed Hexe adalah salah satu proyek yang paling menarik di Ubisoft saat ini sehingga banyak developer merasa ingin terlibat langsung karena kualitas dan ide yang sedang dibangun.

Pergantian Kepemimpinan Pengembangan
Terlepas dari antusiasme internal, Hexe sempat mengalami perubahan besar di tubuh Ubisoft setelah Hocking keluar dan posisi pengarah kreatif kini diisi oleh Jean Guesdon, veteran yang pernah memimpin judul‑judul sukses seperti Assassin’s Creed Black Flag dan Origins. Ubisoft menegaskan bahwa perkembangan Hexe tetap berlanjut di tangan tim yang berpengalaman, menjanjikan pengalaman unik dalam franchise tersebut ke depannya.
Antusiasme para developer Ubisoft terhadap Assassin’s Creed Hexe menunjukkan betapa besar potensi dan kualitas proyek ini. Meski masih dalam tahap pengembangan dan mengalami perubahan kepemimpinan, Hexe dipandang sebagai kesempatan untuk menghadirkan pengalaman segar dan berbeda di dalam franchise Assassin’s Creed.
Ke depannya, keterlibatan tim yang begitu antusias diharapkan dapat menjamin bahwa Assassin’s Creed Hexe akan menjadi judul yang tidak hanya memikat penggemar lama, tetapi juga mampu menarik pemain baru dengan inovasi, atmosfer, dan narasi yang kuat.




![[Review] Nostalgia Kembali Hidup di Assassin’s Creed Black Flag Resynced](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/04/wetewtrw-350x250.jpg)










![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)

![[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/14901030711713929592-120x86.webp)
![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-120x86.jpg)