Kabar menarik datang dari dunia teknologi grafis. Laporan terbaru mengungkap bahwa versi terbaru dari teknologi upscaling milik Sony, PSSR (PlayStation Spectral Super Resolution), menggunakan pendekatan berbasis INT8 yang memiliki kemiripan dengan implementasi FSR 4 dari AMD.

Temuan ini memicu perdebatan karena sebelumnya AMD mengindikasikan bahwa teknologi FSR generasi terbaru tidak akan kompatibel dengan GPU lama seperti RDNA 3. Namun, implementasi yang digunakan Sony justru menunjukkan kemungkinan sebaliknya.
Upscaling menjadi salah satu teknologi penting dalam dunia gaming modern. Dengan teknik ini, game dapat dirender pada resolusi lebih rendah, lalu ditingkatkan kualitas visualnya agar mendekati resolusi tinggi tanpa membebani performa secara signifikan.
PlayStation Spectral Super Resolution atau PSSR adalah solusi milik Sony yang dikembangkan khusus untuk konsol PlayStation, sementara FSR (FidelityFX Super Resolution) merupakan teknologi serupa dari AMD yang digunakan secara luas di PC.
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa implementasi PSSR terbaru menggunakan format INT8 (integer 8-bit), bukan FP8 (floating point 8-bit) seperti yang dikaitkan dengan FSR 4.
Perbedaan ini cukup krusial:
- INT8 → lebih ringan, lebih efisien, dan kompatibel dengan lebih banyak hardware
- FP8 → lebih presisi, tetapi membutuhkan dukungan hardware yang lebih baru
Dengan menggunakan INT8, PSSR dapat berjalan tanpa memerlukan akselerator AI canggih seperti yang biasanya dibutuhkan oleh teknologi upscaling generasi terbaru.
Sebelumnya, AMD memberi kesan bahwa FSR 4 akan bergantung pada kemampuan hardware terbaru (RDNA 4), sehingga GPU lama seperti RDNA 3 tidak akan mendapatkan fitur tersebut secara penuh.
Namun, fakta bahwa PSSR yang disebut-sebut memiliki basis teknologi serupa dapat berjalan dengan pendekatan INT8 membuka kemungkinan bahwa:
- Versi “ringan” dari FSR 4 sebenarnya bisa dijalankan di GPU lama
- Keterbatasan tersebut mungkin lebih bersifat strategi produk dibanding kendala teknis
Hal ini tentu memunculkan spekulasi di kalangan komunitas, apakah AMD sengaja membatasi fitur tertentu untuk mendorong adopsi hardware generasi baru.
Jika implementasi seperti ini benar-benar tersedia di PC, maka ada beberapa potensi dampak:
Kelebihan:
- GPU lama (seperti seri RDNA 2 dan RDNA 3) bisa menikmati peningkatan visual
- Performa lebih efisien tanpa upgrade hardware
- Alternatif dari FSR 2/3 dengan kualitas lebih baik
Kekurangan:
- Kualitas kemungkinan masih di bawah versi penuh FSR 4
- Belum tentu dirilis secara resmi oleh AMD
- Bisa jadi hanya eksklusif di platform tertentu (seperti PlayStation)
Temuan bahwa PlayStation Spectral Super Resolution menggunakan pendekatan INT8 yang mirip dengan FSR 4 membuka diskusi baru mengenai batasan teknologi upscaling modern.
Meskipun AMD sebelumnya menyatakan keterbatasan pada GPU lama, implementasi ini menunjukkan bahwa secara teknis, pendekatan alternatif tetap memungkinkan.
Apakah ini berarti gamer PC akan mendapatkan versi serupa di masa depan?
Masih belum pasti. Namun satu hal jelas persaingan teknologi upscaling semakin menarik untuk diikuti.















![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)

![[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/14901030711713929592-120x86.webp)
![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-120x86.jpg)