Dunia game fantasi kembali bergetar, bro!
Menurut laporan eksklusif dari Insider Gaming, sebuah game baru The Lord of the Rings (LOTR) dikabarkan sedang dalam tahap pengembangan awal, dan proyek ini bisa jadi salah satu yang terbesar dalam sejarah franchise tersebut.
Yang bikin heboh? Pendanaannya diklaim mencapai $100 juta USD (sekitar Rp 1,6 triliun) dan bakal digarap oleh studio yang punya reputasi tinggi dalam genre aksi.
Dapat Suntikan Dana Raksasa dari Abu Dhabi
Menurut laporan yang pertama kali diungkap oleh Insider Gaming, proyek game LOTR ini akan menerima investasi besar dari Abu Dhabi Investment Office (ADIO) lembaga pemerintah Uni Emirat Arab yang dikenal aktif menanam modal di sektor hiburan digital.
Sumber menyebut bahwa Embracer Group, pemegang hak resmi game The Lord of the Rings, ikut terlibat dalam kesepakatan ini bersama Revenge Studios sebagai mitra pengembang utama.
“Kesepakatan final sedang dalam tahap penyelesaian dan bisa diumumkan dalam beberapa minggu ke depan,” tulis laporan tersebut.
Dengan dana sebesar itu, proyek ini digadang-gadang bakal punya skala sebesar Hogwarts Legacy atau bahkan lebih.
Aksi Dunia Terbuka Bergaya Hogwarts Legacy
Berdasarkan bocoran yang beredar, game baru The Lord of the Rings ini akan mengusung genre third-person action open-world, yang menekankan eksplorasi bebas dan kebebasan pemain dalam menjelajahi dunia Middle-earth.
Pemain dikabarkan bakal bisa memilih karakter mereka sendiri dan menjelajahi berbagai wilayah ikonik seperti Rivendell, Mordor, hingga Minas Tirith lengkap dengan sistem pertarungan, crafting, dan narasi interaktif yang mendalam.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi, konsepnya disebut “setara atau bahkan melampaui skala Hogwarts Legacy” dari segi kebebasan bermain dan kualitas dunia.
Sang Pemegang Hak LOTR
Sebagai catatan, Embracer Group saat ini memang memegang kendali penuh atas hak video game The Lord of the Rings dan The Hobbit.
Perusahaan asal Swedia ini juga memiliki beberapa studio besar seperti Crystal Dynamics dan Saber Interactive.
Beberapa waktu lalu, Embracer sempat menyebut sedang “mempersiapkan proyek LOTR berskala AAA” jadi kemungkinan besar rumor kali ini punya dasar yang kuat.
Status Saat Ini: Rumor Kredibel, Tapi Belum Resmi
Meski banyak detail menarik yang beredar, belum ada pengumuman resmi dari Embracer Group, Abu Dhabi Investment Office, atau Revenge Studios.
Artinya, proyek ini belum dikonfirmasi secara publik, tapi sumber-sumber yang melaporkan seperti Insider Gaming, Gamespot, dan GamePressure dikenal punya track record yang akurat dalam mengungkap bocoran industri.
Jadi: ini bukan hoax, tapi belum resmi diumumkan.
Alias rumor kredibel yang sangat mungkin benar.
Kalau semua rumor ini benar, The Lord of the Rings bakal kembali dengan cara yang epik.
Game ini bisa jadi comeback besar untuk dunia Middle-earth setelah vakum dari proyek besar sejak Shadow of War (2017).
“Middle-earth is calling once again and this time, it might be the biggest adventure yet.”



![[Rumor] Ubisoft Siap Rilis Assassin’s Creed : Resynced 9 Juli 2026, Fans Mulai Berspekulasi](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/04/s-350x250.png)
![[Rumor] Capcom Redesign Diana di Pragmata Picu Kontroversi, Fans Terbelah](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/04/4679533-pragmata-maintrailer1-26screenshot-350x250.jpg)

![[Rumor] EA Dikabarkan Akan Tutup 28 April, Fakta Sebenarnya Perlu Diluruskan](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/04/electronic-arts-games_6e988-6180ccfa-350x250.jpeg)








![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)

![[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/14901030711713929592-120x86.webp)
![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-120x86.jpg)