Saham Nintendo sempat mengalami penurunan setelah perusahaan mengumumkan kenaikan harga untuk Nintendo Switch 2 serta memproyeksikan angka penjualan awal yang berada di bawah ekspektasi beberapa analis pasar.

Dalam laporan finansial terbaru mereka, Nintendo mengungkap bahwa harga Nintendo Switch 2 di wilayah Amerika Serikat akan naik dari US$449,99 menjadi US$499,99. Perusahaan menjelaskan keputusan tersebut diambil karena perubahan kondisi pasar global serta meningkatnya biaya produksi.
Kenaikan harga ini langsung memicu kekhawatiran investor terkait daya beli konsumen, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang masih belum sepenuhnya stabil.
Selain soal harga, perhatian investor juga tertuju pada target penjualan Switch 2 yang dinilai cukup konservatif. Nintendo memproyeksikan penjualan sebesar 14 juta unit selama tahun fiskal pertama perangkat tersebut.
Angka itu berada di bawah prediksi beberapa analis industri yang sebelumnya memperkirakan penjualan awal Switch 2 bisa mencapai sekitar 16 hingga 18 juta unit.
Meski begitu, Nintendo tetap optimistis konsol generasi baru mereka akan mendapatkan awal yang kuat di pasar. Hal tersebut didukung oleh kehadiran beberapa game besar seperti Mario Kart World dan Metroid Prime 4 yang dipersiapkan sebagai bagian dari lineup awal Switch 2.
Pihak Nintendo juga menyebut pendekatan forecast yang mereka gunakan memang dibuat lebih hati-hati mengingat kondisi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian.
Setelah laporan tersebut dirilis, saham Nintendo di bursa Tokyo sempat mengalami penurunan karena sebagian investor menilai proyeksi perusahaan terlalu berhati-hati untuk penerus Nintendo Switch yang sudah sangat dinantikan pasar global.
















![[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/dfhgfdgfdg-120x86.jpg)
