Mantan petinggi Sony Interactive Entertainment, Shuhei Yoshida, baru-baru ini mengungkap alasan di balik kepergiannya dari posisi penting di divisi first-party PlayStation.

Dalam pernyataannya, Yoshida menyebut bahwa dirinya dikeluarkan dari posisi kepala pengembangan first-party setelah tidak sejalan dengan keputusan yang diambil oleh Jim Ryan.
Selama menjabat, Yoshida dikenal sebagai sosok penting di balik kesuksesan berbagai game eksklusif PlayStation, termasuk:
- God of War
- Uncharted
- The Last of Us
- Ghost of Tsushima
Ia bahkan menyebut bahwa Ghost of Tsushima menjadi salah satu proyek terakhir yang ia tangani sebagai Presiden Worldwide Studios.
Menurut Yoshida, konflik bermula karena adanya permintaan dari Jim Ryan yang ia anggap tidak masuk akal.
Ia mengaku diminta melakukan beberapa hal yang dianggap “konyol”, dan memilih untuk menolak.
Keputusan untuk tidak mengikuti arahan tersebut akhirnya berujung pada pencopotannya dari jabatan setelah 11 tahun memimpin pengembangan first-party.
Peristiwa ini disebut terjadi pada tahun 2019, menandai perubahan besar dalam struktur kepemimpinan PlayStation, terutama dalam strategi pengembangan game internal mereka.
Pengakuan dari Shuhei Yoshida ini membuka sisi lain dari dinamika internal PlayStation, khususnya terkait perbedaan visi di level eksekutif.
Meski begitu, kontribusinya terhadap kesuksesan berbagai game eksklusif tetap menjadi bagian penting dalam sejarah PlayStation.















![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)

![[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/14901030711713929592-120x86.webp)
![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-120x86.jpg)