Gimnoar
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • PC
  • PS
    • PS 1
    • PS 2
    • PS 3
    • PS 4
    • PS 5
    • PS 6 soon
  • Nintendo
    • Nintendo 64
    • Nintendo DS
    • Wii
    • Nintendo Switch
  • Xbox
    • Xbox 360
    • Xbox One
    • Xbox Series X/S
  • Android
  • Tech
  • Review
  • Rekomendasi
  • Emulator
Gimnoar
  • Home
  • Berita
  • PC
  • PS
    • PS 1
    • PS 2
    • PS 3
    • PS 4
    • PS 5
    • PS 6 soon
  • Nintendo
    • Nintendo 64
    • Nintendo DS
    • Wii
    • Nintendo Switch
  • Xbox
    • Xbox 360
    • Xbox One
    • Xbox Series X/S
  • Android
  • Tech
  • Review
  • Rekomendasi
  • Emulator
Gimnoar
Home Berita

Take-Two Tegaskan: “Kami Tak Gunakan AI untuk Mengurangi Karyawan”

November 10, 2025
in Berita
0 0
0
Take-Two Tegaskan: “Kami Tak Gunakan AI untuk Mengurangi Karyawan”
0
SHARES
12
VIEWS
Berbagi di FacebookBerbagi di WhatsAppBerbagi di Telegram

Strauss Zelnick Jelaskan Peran AI di Industri Game  dan Mengapa “Kecerdasan Buatan” Tak Akan Pernah Gantikan Genius Manusia

Di tengah maraknya gelombang otomatisasi dan keresahan industri game global, Take-Two Interactive induk dari Rockstar Games dan 2K memilih untuk berdiri teguh di satu sisi: sisi manusia.
Dalam laporan keuangan terbarunya pada awal November 2025, CEO Strauss Zelnick menegaskan bahwa perusahaannya tidak menggunakan AI sebagai alasan untuk mengurangi jumlah karyawan.

AI Bukan Alasan untuk PHK

Ketika ditanya mengenai bagaimana Take-Two memanfaatkan kecerdasan buatan di dalam perusahaannya, Zelnick menjawab dengan tegas:

“We’re not using AI as an excuse, nor as an opportunity, to reduce headcount.”
(Kami tidak menggunakan AI sebagai alasan, atau kesempatan, untuk memangkas jumlah staf.)

Menurutnya, penerapan AI di Take-Two bertujuan untuk membantu karyawan, bukan menggantikan mereka. Teknologi ini, kata Zelnick, lebih banyak digunakan untuk menangani tugas non-kreatif atau administratif, agar para pengembang dapat fokus pada hal-hal yang benar-benar penting: menciptakan pengalaman bermain yang unik, manusiawi, dan penuh imajinasi.

“Kalau ada yang bertanya, apakah AI bisa memangkas biaya perusahaan sebesar 5% besok jawabannya tidak,” lanjut Zelnick, menepis anggapan bahwa kecerdasan buatan dapat secara instan mengubah struktur finansial industri game raksasa seperti Take-Two.

Kecerdasan Buatan vs. Kejeniusan Manusia

Dalam penjelasannya, Zelnick mengingatkan bahwa AI bersandar pada data masa lalu, sementara penciptaan game besar selalu menuntut pandangan ke masa depan.
AI dapat meniru pola, menulis skrip, bahkan membuat aset visual, tapi ia tidak bisa meniru naluri manusia: intuisi, emosi, dan inspirasi.

“AI is backward-looking. Great creativity is forward-looking.”
(AI melihat ke belakang. Kreativitas sejati melihat ke depan.)

Ungkapan ini mencerminkan filosofi Take-Two bahwa teknologi hanyalah alat, dan sumber keajaiban sejati tetaplah manusia yang menggunakannya. Dalam dunia game, imajinasi masih menjadi mata uang paling berharga.

Industri Game di Persimpangan AI

Pernyataan Zelnick hadir di saat banyak studio besar bereksperimen dengan AI.
Beberapa menggunakan alat generatif untuk menulis dialog sampingan, merancang lingkungan, atau mempercepat pengujian bug. Namun langkah tersebut sering diiringi kekhawatiran bahwa AI akan menggantikan peran seniman, penulis, atau pengembang.

Take-Two, lewat pernyataan ini, tampak ingin membangun narasi tandingan: bahwa AI tidak seharusnya memangkas manusia, tapi memberdayakan mereka.
Sebuah pandangan yang menempatkan Take-Two sebagai salah satu perusahaan besar yang memilih kehati-hatian dibanding euforia teknologi.

Antara Janji dan Realita

Meskipun Zelnick menegaskan tidak ada rencana untuk mengurangi tenaga kerja karena AI, publik masih mengingat bahwa Take-Two dan anak perusahaannya sempat melakukan restrukturisasi dan pemangkasan biaya beberapa waktu lalu.
Namun, Zelnick tampaknya ingin menegaskan garis batas yang jelas: efisiensi perusahaan dan penggunaan AI adalah dua hal yang tidak identik.

Dengan warisan besar dari Grand Theft Auto, Red Dead Redemption, hingga NBA 2K, Take-Two memiliki reputasi dalam menjaga kualitas kreatif yang menuntut kolaborasi manusia bukan sekadar hasil algoritma.

Pernyataan Zelnick seolah menjadi manifesto kecil di era digital ini.
AI mungkin bisa belajar bagaimana manusia membuat dunia virtual, tapi tidak bisa memahami mengapa manusia menciptakannya.

Di tengah industri yang semakin bergantung pada mesin, Take-Two mengingatkan kita bahwa kreativitas bukan soal kecepatan, tapi tentang jiwa dan sejauh ini, itu masih wilayah manusia.

Hady Bs

Hady Bs

Related Posts

Goddess of Victory: NIKKE Tembus Pendapatan Fantastis, Jepang Jadi Pasar Terbesar
Berita

Goddess of Victory: NIKKE Tembus Pendapatan Fantastis, Jepang Jadi Pasar Terbesar

Mei 20, 2026
ARC Raiders Mulai Gunakan Denuvo Anti-Cheat, Komunitas PC Langsung Heboh
Berita

ARC Raiders Mulai Gunakan Denuvo Anti-Cheat, Komunitas PC Langsung Heboh

Mei 20, 2026
Fortnite Resmi Kembali ke App Store di Seluruh Dunia Setelah Drama Panjang dengan Apple
Berita

Fortnite Resmi Kembali ke App Store di Seluruh Dunia Setelah Drama Panjang dengan Apple

Mei 20, 2026
Valve Tarik Game Horror Beyond The Dark dari Steam Setelah Ditemukan Malware Pencuri Data
Berita

Valve Tarik Game Horror Beyond The Dark dari Steam Setelah Ditemukan Malware Pencuri Data

Mei 20, 2026
Game Dungeons & Dragons Buatan Giant Skull Resmi Dibatalkan, Apa yang Sebenarnya Terjadi ?
Berita

Game Dungeons & Dragons Buatan Giant Skull Resmi Dibatalkan, Apa yang Sebenarnya Terjadi ?

Mei 20, 2026
Krafton Klaim Bonus Rp1 Miliar per Bayi Berhasil Dongkrak Angka Kelahiran Karyawan
Berita

Krafton Klaim Bonus Rp1 Miliar per Bayi Berhasil Dongkrak Angka Kelahiran Karyawan

Mei 20, 2026

POSTINGAN POPULER

Rumor inFAMOUS Kembali Menguat, PlayStation Studios Disebut Pertimbangkan Proyek Baru Untuk PS5

Rumor inFAMOUS Kembali Menguat, PlayStation Studios Disebut Pertimbangkan Proyek Baru Untuk PS5

Mei 18, 2026
Streamer Populer Shroud Komentari Potensi Marathon Bernasib Seperti Concord dan Highguard 6

Streamer Populer Shroud Komentari Potensi Marathon Bernasib Seperti Concord dan Highguard 6

Maret 7, 2026
Goddess of Victory: NIKKE Tembus Pendapatan Fantastis, Jepang Jadi Pasar Terbesar

Goddess of Victory: NIKKE Tembus Pendapatan Fantastis, Jepang Jadi Pasar Terbesar

Mei 20, 2026
Pokémon Resmi Gandeng Happy Asmara untuk Video Musik Spesial “Kopi Dangdut,ver. Goyang HEPIKA”

Pokémon Resmi Gandeng Happy Asmara untuk Video Musik Spesial “Kopi Dangdut,ver. Goyang HEPIKA”

Mei 20, 2026
[Rumor] Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Disebut Bakal Mahal Gara – Gara Teknologi 2nm

[Rumor] Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Disebut Bakal Mahal Gara – Gara Teknologi 2nm

Mei 13, 2026
Game simulasi Militer Gray Zone Warfare, Saingan ketat bagi ARC Raiders, Marathon, dan Battlefield

Game simulasi Militer Gray Zone Warfare, Saingan ketat bagi ARC Raiders, Marathon, dan Battlefield

April 21, 2026

REKOMENDASI GAME

ONE MOVE AWAY, Game Simulasi Pindah Rumah yang Bikin Nyusun Barang Jadi Puzzle Super Nagih

ONE MOVE AWAY, Game Simulasi Pindah Rumah yang Bikin Nyusun Barang Jadi Puzzle Super Nagih

Mei 19, 2026
Granblue Fantasy : Relink, Endless Ragnarok Bagi Banyak Detail Baru, Pre – Order Kini Sudah Dibuka

Granblue Fantasy : Relink, Endless Ragnarok Bagi Banyak Detail Baru, Pre – Order Kini Sudah Dibuka

Mei 14, 2026
LiberNovo Resmi Perkenalkan Kursi Gaming Maxis untuk Pengguna Bertubuh Tinggi dan Besar

LiberNovo Resmi Perkenalkan Kursi Gaming Maxis untuk Pengguna Bertubuh Tinggi dan Besar

Mei 14, 2026
Server Game Windrose Jebol, Jumlah Player Meledak Sampai Developer Kewalahan

Server Game Windrose Jebol, Jumlah Player Meledak Sampai Developer Kewalahan

Mei 11, 2026
PACS : Post Apocalypse Courier Service, Sensasi Mabar Jadi Kurir di Dunia Setelah Kiamat

PACS : Post Apocalypse Courier Service, Sensasi Mabar Jadi Kurir di Dunia Setelah Kiamat

Mei 11, 2026
[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite

[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite

Mei 9, 2026
Gimnoar

© 2025 gimnoar.com - banyak cerita dari sebuah game

KUNJUNGI SITUS

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • PC
  • PS
    • PS 1
    • PS 2
    • PS 3
    • PS 4
    • PS 5
    • PS 6 soon
  • Nintendo
    • Nintendo 64
    • Nintendo DS
    • Wii
    • Nintendo Switch
  • Xbox
    • Xbox 360
    • Xbox One
    • Xbox Series X/S
  • Android
  • Tech
  • Review
  • Rekomendasi
  • Emulator

© 2025 gimnoar.com - banyak cerita dari sebuah game