Siapa sangka, di balik kesuksesan adaptasi anime NieR: Automata Ver1.1a, ternyata ada ide berani yang nyaris saja lolos ke layar kaca?
Kreator NieR: Automata, Yoko Taro, dikabarkan sempat mengusulkan sebuah adegan intim antara dua karakter utama, 2B dan 9S, khusus untuk versi anime.
Namun ide tersebut akhirnya batal direalisasikan.
Dalam wawancara yang kembali ramai dibahas komunitas, Yoko Taro menjelaskan bahwa ia ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dari versi game. Menurutnya, adaptasi anime seharusnya tidak hanya menjadi salinan cerita asli, melainkan menawarkan sudut pandang atau momen baru yang mengejutkan penonton.
Salah satu ide yang ia ajukan adalah adegan yang menunjukkan kedekatan lebih jauh antara 2B dan 9S.
Namun, rencana itu tidak berjalan mulus.
Pihak produser dari Aniplex dilaporkan langsung menolak gagasan tersebut. Alasannya cukup tegas: mereka merasa tindakan seperti itu tidak sesuai dengan karakter 9S dan bisa mengubah persepsi publik terhadap dinamika hubungan keduanya.
Produser ingin menjaga konsistensi karakter sebagaimana yang sudah dikenal luas oleh penggemar game.
Pada akhirnya, Yoko Taro pun mengalah dan menyetujui keputusan tersebut. Versi anime tetap mempertahankan hubungan emosional kompleks antara 2B dan 9S tanpa memasukkan adegan yang lebih jauh dari itu.
Kabar ini memicu diskusi hangat di kalangan fans.
Sebagian penggemar merasa ide tersebut mungkin akan menambah kedalaman emosional hubungan dua android tersebut. Namun tidak sedikit juga yang setuju dengan keputusan produser, mengingat kekuatan cerita NieR memang terletak pada tragedi, jarak emosional, dan konflik batin—bukan romansa eksplisit.
Menariknya, komunitas kreator fan-art dan fan animation juga kembali disorot. Beberapa penggemar menyebut bahwa berbagai interpretasi alternatif hubungan 2B dan 9S sudah lama “hidup” di ranah komunitas.
Anime NieR: Automata Ver1.1a sendiri diproduksi oleh A-1 Pictures dan berhasil mendapatkan perhatian luas berkat pendekatan naratif yang tetap setia pada nuansa eksistensial dan emosional khas Yoko Taro.
Meski adegan yang diusulkan tidak pernah terealisasi, fakta bahwa ide tersebut sempat muncul menunjukkan betapa fleksibelnya proses kreatif di balik layar.
Bagi sebagian fans, ini menjadi bukti bahwa Yoko Taro tetaplah sosok kreatif yang berani mengambil risiko. Sementara bagi yang lain, keputusan untuk menolaknya justru menjaga identitas karakter tetap utuh














![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)

![[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/14901030711713929592-120x86.webp)
![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-120x86.jpg)