Dalam dunia RPG, cerita sering dianggap sebagai elemen terpenting. Namun, pandangan ini justru ditantang oleh kreator legendaris Yuji Horii, dan pengalaman tersebut dibagikan langsung oleh Jin Fujisawa.
Dilansir dari Automaton West, Fujisawa mengungkap bagaimana cara berpikirnya berubah total setelah bekerja bersama Horii di Square Enix, khususnya dalam pengembangan seri Dragon Quest.
Fujisawa, yang dikenal sebagai sosok di balik Dragon Quest IX dan Dragon Quest X, awalnya percaya bahwa kekuatan RPG terletak pada cerita yang solid dan terstruktur.
Namun Horii punya filosofi berbeda.
Alih-alih menekankan skenario, Horii justru fokus pada pengalaman pemain. Baginya, yang paling penting bukanlah cerita yang ditulis developer, melainkan bagaimana pemain merasakan perjalanan tersebut secara personal.
Salah satu contoh yang paling membekas bagi Fujisawa adalah momen dalam Dragon Quest V: Hand of the Heavenly Bride, di mana pemain diminta memilih pasangan.
Secara naratif, pilihan ini mungkin terlihat sederhana. Namun di balik itu, keputusan tersebut menciptakan pengalaman yang unik bagi setiap pemain.
Setiap orang:
- Membuat pilihan berbeda
- Merasakan konsekuensi berbeda
- Mengingat cerita dengan cara yang berbeda pula
Di sinilah letak kekuatan sebenarnya bukan pada cerita yang sama, tapi pada pengalaman yang berbeda.
Fujisawa mengakui bahwa awalnya ia kesulitan menerima pendekatan ini. Sebagai penulis, ia terbiasa melihat cerita sebagai pusat dari segalanya.
Namun seiring waktu, ia mulai memahami bahwa:
- Momen interaktif lebih berkesan dibanding narasi panjang
- Kejutan kecil dalam gameplay bisa meninggalkan dampak besar
- Pemain ingin merasa terlibat, bukan hanya menjadi penonton
Kini, setelah tidak lagi berada di Square Enix, Fujisawa tetap membawa filosofi tersebut ke proyek-proyek barunya.
Ia berusaha menciptakan game yang:
- Memberikan kebebasan pada pemain
- Menghadirkan pengalaman yang terasa personal
- Tidak hanya mengandalkan cerita, tapi juga interaksi
Pelajaran dari Yuji Horii mengubah cara pandang terhadap RPG secara mendasar.
Game bukan hanya soal cerita yang bagus, tetapi tentang bagaimana pemain:
- Mengalami
- Memilih
- Dan mengingat perjalanan mereka sendiri
Karena pada akhirnya, yang paling membekas bukanlah skenario—melainkan pengalaman.











![[Rumor] Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Disebut Bakal Mahal Gara – Gara Teknologi 2nm](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/1465754_720-120x86.jpg)






![[Rekomendasi] Cara Mendapatkan Skin “Dynamo Dancer” Secara Gratis di Fortnite](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/05/dfhgfdgfdg-120x86.jpg)