Sony Group Corporation kembali mencatatkan performa finansial yang solid di sektor hiburan. Dalam laporan keuangan kuartal ketiga tahun fiskal 2025 (periode Oktober–Desember 2025), Sony mengumumkan bahwa divisi Music & Video Media Platform berhasil meraih pendapatan sebesar 75,6 miliar yen, naik 14,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Capaian ini menjadi semakin impresif karena menandai kuartal kelima berturut-turut di mana divisi tersebut mencatatkan pertumbuhan dua digit, menegaskan stabilitas dan kekuatan lini bisnis konten Sony di tengah persaingan industri hiburan global yang semakin ketat.
Divisi Music & Video Media Platform berfokus pada unit-unit strategis seperti Aniplex Inc., yang menangani produksi anime, distribusi game, serta penjualan konten video dan musik. Sony menyebut bahwa kinerja positif divisi ini tidak lepas dari kontribusi beberapa IP besar mereka.
Salah satu faktor utama adalah kesuksesan film Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Mugen Castle Arc Chapter 1, yang terus mencatatkan performa kuat di pasar global. Namun, sorotan justru tertuju pada performa game mobile legendaris Fate/Grand Order.
Meski telah berusia 10 tahun sejak pertama kali dirilis, Fate/Grand Order (FGO) masih menunjukkan kekuatan luar biasa. Sony mengungkapkan bahwa performa FGO selama periode perayaan ulang tahun ke-10 pada Juli 2025 bahkan melampaui proyeksi internal perusahaan.
Di tengah tren industri gacha dan live-service modern yang sering kali mengalami penurunan popularitas dalam waktu singkat, FGO justru tampil sebagai contoh langka IP jangka panjang dengan basis pemain yang sangat loyal. Keberhasilan ini menegaskan kekuatan brand Fate serta strategi konten berkelanjutan yang diterapkan Aniplex.
Pencapaian ini memperlihatkan bahwa strategi Sony dalam menggabungkan anime, game, dan musik ke dalam satu ekosistem bisnis masih sangat efektif. Keberhasilan IP lama seperti Fate/Grand Order, yang berjalan berdampingan dengan judul-judul baru seperti Demon Slayer, menunjukkan bahwa Sony tidak hanya bergantung pada tren sesaat, tetapi juga pada nilai jangka panjang sebuah waralaba.
Dengan momentum positif yang terus berlanjut hingga akhir 2025, divisi Music & Video Media Platform diprediksi akan tetap menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan Sony di industri hiburan global.



![[Rumor] Ubisoft Siap Rilis Assassin’s Creed : Resynced 9 Juli 2026, Fans Mulai Berspekulasi](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/04/s-350x250.png)
![[Rumor] Capcom Redesign Diana di Pragmata Picu Kontroversi, Fans Terbelah](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/04/4679533-pragmata-maintrailer1-26screenshot-350x250.jpg)

![[Rumor] EA Dikabarkan Akan Tutup 28 April, Fakta Sebenarnya Perlu Diluruskan](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/04/electronic-arts-games_6e988-6180ccfa-350x250.jpeg)








![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)

![[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/14901030711713929592-120x86.webp)
![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-120x86.jpg)