Sejak kemunculannya dalam materi promosi Arknights: Endfield, sosok Perlica langsung menarik perhatian pemain. Desainnya yang tenang, ekspresif, dan terasa “berbeda” dari karakter manusia biasa memicu banyak spekulasi terutama soal ras dan asal-usulnya. Salah satu teori yang paling sering muncul di kalangan penggemar adalah kemungkinan Perlica berasal dari ras avian, atau setidaknya memiliki karakteristik yang terinspirasi dari burung.

Dalam semesta Arknights, karakter non-manusia bukanlah hal asing. Ras dengan ciri hewan, termasuk avian, telah lama menjadi bagian dari dunia Terra. Melihat dari postur Perlica yang ramping, pembawaan elegan, serta kesan ringan dalam desain visualnya, banyak yang menduga bahwa ia bukan sekadar manusia biasa, melainkan bagian dari kelompok ras yang memiliki keterkaitan dengan burung.
Jika ditelusuri lebih jauh, spekulasi tidak berhenti pada “ras burung” secara umum. Beberapa penggemar mencoba mengaitkan Perlica dengan tipe burung tertentu berdasarkan kepribadiannya. Nama “Perlica” sendiri terdengar lembut dan anggun, memunculkan asosiasi dengan burung-burung yang dikenal karena ketenangan dan kecerdasannya, seperti bangau, merpati, atau bahkan burung hantu. Burung-burung ini sering dilambangkan sebagai simbol kebijaksanaan, pengamatan, dan ketenangan sifat yang terasa sejalan dengan aura Perlica.
Pilihan burung seperti bangau atau heron juga menarik jika dilihat dari simbolisme visual. Bangau kerap diasosiasikan dengan keseimbangan, kesabaran, dan kontrol diri karakteristik yang cocok dengan peran pendukung atau pengamat dalam narasi Arknights: Endfield. Sementara itu, jika Perlica terinspirasi dari burung hantu, maka hal tersebut bisa mengarah pada peran yang lebih strategis, intelektual, dan penuh perhitungan dalam cerita.
Meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Hypergryph mengenai ras Perlica, pendekatan desain Arknights yang kaya akan simbolisme membuat spekulasi ini terasa masuk akal. Endfield sendiri tampak mengambil pendekatan yang lebih sci-fi dan eksploratif, sehingga kehadiran karakter avian dengan latar belakang misterius justru memperkuat nuansa dunia barunya.
Pada akhirnya, apakah Perlica benar-benar berasal dari ras burung atau hanya mengadopsi elemen visual dan simbolik tertentu, masih menjadi teka-teki menarik. Namun satu hal yang jelas, Perlica adalah karakter yang dirancang untuk memancing rasa ingin tahu. Dengan desain yang subtil dan aura yang kuat, ia berpotensi menjadi salah satu karakter paling menarik untuk diungkap lebih jauh saat Arknights: Endfield resmi dirilis.

![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-350x250.jpg)

![[Review] Tales of Berseria Remastered, Remaster yang Familiar tapi Tak Banyak Berubah](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/awsss-350x250.jpg)











![[Tutorial] Cara Mendapatkan Kemampuan Lompatan Ganda di Crimson Desert](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/7StKQB3euTrxpdBpWYWPmT-120x86.webp)

![[Recomendasi] 5 Game RPG Korea Terbaik Berdasarkan Peringkat](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/14901030711713929592-120x86.webp)
![[Review] DLC Assassin’s Creed Mirage : Valley of Memory, Kisah Perjalanan Basim yang Luar Biasa](https://gimnoar.com/wp-content/uploads/2026/03/Assassins-Creed-Mirage-Valley-of-Memory-Review-120x86.jpg)